Dana Kelurahan Baru Cair Rp 1 Miliar

Aktivitas Kelurahan Pandeyan Yogyakarta juga sudah terintegrasi dengan JSS. (Merapi-Tri Darmiyati)
Aktivitas Kelurahan Pandeyan Yogyakarta juga sudah terintegrasi dengan JSS. (Merapi-Tri Darmiyati)

UMBULHARJO (MERAPI) – Semua kelurahan di Kota Yogyakarta sudah mencairkan dana kelurahan yang pertama kali digulirkan pemerintah di tahun 2019. Tapi total dana kelurahan yang sudah dicairkan baru sekitar Rp 1 miliar dari sekitar Rp 7 miliar dana tahap pertama. Pencairan tahap kedua dijadwalkan Agustus, sehingga wilayah diminta melakukan percepatan realisasi kegiatan dengan dana kelurahan.

“Semua kelurahan sudah mencairkan. Dana kelurahan yang sudah dicairkan dari kas daerah sekitar Rp 1 miliar,” kata Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta, Sulistyawati, Minggu (19/5).

Menurutnya, sebagian besar dana kelurahan yang sudah dicairkan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan-pelatihan. Sedangkan kegiatan fisik yang menggunkan dana kelurahan masih dalam tahap perencanaan, sehingga belum ada yang selesai pengerjaannya.

Diakuinya pencairan dana kelurahan tahap kedua dari pemerintah pusat dijadwalkan pada Agustus 2019. Syarat pencairan dana kelurahan tahap kedua adalah laporan penggunaan dana kelurahan tahap pertama terealisasi 50 persen. Untuk itu kelurahan diminta melakukan percepatan dan optimalisasi penggunaan dana kelurahan.

“Memang saat ini proses pelaksanaan kegiatan dengan dana kelurahan di masing-masing kelurahan. Makanya bidang perbendaharaan minta percepatan. Kalau bisa dioptimalkan pelaksanaannya biar terserap 50 persen dari Rp 7 miliar,” terangnya.

Pihaknya berharap laporan pelaksanaan dana kelurahan tahap pertama dari semua kelurahan bisa disampaikan akhir Juni dan terserap 50 persen. Mengingat Agustus dijadwalkan dana kelurahan tahap kedua dicairkan dari pemerintah pusat ke kas daerah. “Diharapkan akhir Juni harus sampaikan laporan karena biar Agustus dana kelurahan bisa ditransfer,” ujarnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala BPKAD Kota Yogyakarta Kadri Renggono menilai masyarakat di kelurahan sudah siap melaksanakan kegiatan dengan dana kelurahan. Namun mekanisme pencairan dana kelurahan harus diikuti. Dia menjelaskan mekanisme pencairan dana kelurahan yakni dengan model pelaksanaan langsung dicairkan maupun langsam.

“Model langsung berati setelah kegiatan dilaksanakan lalu diajukan pencairannya. Untuk model langsam, dokumen pelaksanaan kegiatan harus lengkap sesuai kontrak. Misalnya kegiatan pemberdayaan masyarakat, mekanismenya ganti uang untuk pengajuaan pencairan,” jelas Kadri.

Menurutnya sejauh ini pencarian dana kelurahan di Kota Yogyakarta cukup lancar sehingga cash flow juga lancar. Semua kelurahan juga merata kegiatannya antara fisik dan pemberdayaan. Dia juga menegaskan pencairan dana kelurahan tahap kedua pada Agustus dengan syarat tahap pertama terelisasi 50 persen. Total dana kelurahan yang akan diterima Kota Yogyakarta yang terdiri 45 kelurahan sekitar Rp 15 miliar dengan penerimaan Rp 352 juta/kelurahan. (Tri)

Read previous post:
Yuk Eksplorasi Destinasi Kota Serang Saat Mudik

SERANG (MERAPI) - Mudik ke Serang menjadi waktu yang tepat untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada di daerah ini.

Close