HADAPI SEMEN PADANG DI LAGA KEDUA – PSS Diuntungkan Jadwal

SLEMAN (MERAPI) – PSS Sleman menargetkan meraih poin penuh di laga kedua Liga 1 melawan Semen Padang Sabtu (25/5) mendatang. PSS masih berstatus sebagai tuan rumah pekan depan menghadapi tim besutan Syafrianto Rusli itu. PSS sangat diuntungkan dari jadwal pertandingan.

Mereka punya waktu istirahat lebih panjang dibanding Semen Padang yang baru akan menjalani laga perdana di Liga 1 Senin (20/5) mendatang di Makasar. Selain itu Semen Padang tidak diperkuat gelandang asing Mario Barcia yang cedera.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, tak ingin lagi timnya menang beruntung seperti yang ia analisis usai mengalahkan Arema 3-1 di laga perdana. Waktu panjang ini akan digunakan pelatih yang bakal berlisensi AFC Pro itu memperbaiki kekurangan yang masih terlihat di laga perdana. Meski diuntungkan Seto tak mau jemawa karena menurutnya tiap tim di Liga 1, termasuk Semen Padang, punya banyak pemain berkualitas yang setara baik di bangku cadangan maupun yang mendapat kepercayaan di tim utama.
“Kami kemarin menang beruntung, kalau dilihat masih banyak evaluasi yang harus dilakukan. Waktu kami sebelum pertandingan kedua coba digunakan untuk evaluasi tim,” kata Seto, Jumat (17/5).

Namun di laga kedua nanti PSS terancam mendapat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI setelah kericuhan antarsuporter yang terjadi di laga pertama. Tim pelatih dan manajemen pasrah akan sanksi yang akan diberikan seperti pertandingan tanpa penonton atau digelar di tempat lain. Jika tidak ada suporter, Seto melihat sebagai kerugian bagi PSS karena di tiap penampilan kandang atau tandang selalu mendapat energi tambahan dari dukungan puluhan ribu suporter di tribun.

Seto sendiri berharap tidak ada sanksi yang dijatuhkan ke PSS lantaran pihak kepolisian sudah mengurai sebab kericuhan karena adanya provokator. Pihak PT PSS dan Arema sendiri juga satu suara, tidak menyalahkan suporter karena provokasi yang dilakukan belasan orang yang sudah diamankan pihak kepolisian itu jadi penyebabnya. Namun jika tetap mendapat hukuman, PSS akan menerima dengan legawa.

“Ya mau bagaimana lagi, jelas akan jadi kerugian bagi kami tanpa suporter, tapi ditunggu saja. Saat ini fokus pembenahan permainan dulu,” sambung Seto.

Terpisah, sejumlah pemain PSS melihat kunci mengamankan poin di laga kedua nanti adalah konsistensi. Yevhen Bokhasvili dan Rangga Muslim misalnya, sama-sama melihat konsistensi permainan sebagai faktor penentu di atas lapangan. Masalah mental dan psikologis sudah bisa mereka perbaiki usai meraih kemenangan Arema yang berstatus sebagai kampiun Piala Presiden.

“Lalu saat ini yang harus dibenahi adalah konsistensi permainan kami sendiri di atas lapangan. Kami sudah termotivasi meski di babak pertama kemarin terlihat belum kompak. Permainan seperti di babak kedua itu yang harus kami praktikan di pertandingan pekan depan,” jelas Bagus Nirwanto mengamini kedua rekannya. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
HADAPI PORDA DIY 2019 – Forki Yogya Targetkan 6 Emas

YOGYA (MERAPI) - Berhasil menjadi juara umum pada gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIV-2017 DIY lalu, Pengurus Kota (Pengkot) Federasi

Close