MINTA KERINGANAN HUKUMAN- Pencabul Bocah Mengaku Hanya Meraba


Terdakwa ketika menuju ruang sidang PN Bantul.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa ketika menuju ruang sidang PN Bantul.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI)- Pria tua, Djl (64) asal Sumatera Barat yang kos di wilayah Sewon Bantul mengaku tak melakukan perbuatan dengan memasukkan jari ke dalam kemaluan siswa SD, sebut saja Kencur (8-nama samaran). Ia mengaku hanya meraba-raba alat vital bocah kecil tersebut.

“Terdakwa dalam melakukan aksinya hanya memegang dan meraba-raba kemaluan saksi korban tanpa memasukkan jarinya,” ujar penasihat hukum terdakwa, Rojikin SHI MH dan Fredi Andriadi SH kepada wartawan usai sidang pembacaan pledoi atau pembelaan di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis (16/5).

Sebelumnya dalam perkara ini terdakwa dituntut jaksa penuntut umum agar dijatuhi vonis selama 7 tahun penjara. Tuntutan tersebut dilakukan karena jaksa berkeyakinan terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Dalam fakta yang terungkap di persidangan, sebelumnya saksi korban bersama ketiga adiknya sering main ke kontrakan terdakwa di Sewon Bantul. Hubungan antara terdakwa dengan saksi korban akrab karena sering bertemu.

Selama ini, saksi korban beberapa kali diberi uang antara Rp 2.000 sampai Rp 5.000 karena sering diminta memijat dan menginjak-injak badan terdakwa. Karena keseringan membantu tersebut, terdakwa memiliki keinginan untuk melakukan pencabulan terhadap saksi korban.

Pencabulan dilakukan di dalam kamar rumah kontrakan terdakwa dengan menegang dada maupun kemaluan. Perbuatan tersebut tak menyebabkabln kemaluan luka karena hanya dipegang dan diraba-raba. Dalam melakukan aksinya tersebut, kata Rojikin, juga tidak menyebabkan terdakwa terangsang.

“Sehingga tidak benar bila terdakwa bernafsu dalam melakukan pencabulan terhadap saksi korban,” katanya. Untuk itu penasihat hukum meminta majelis hakim memberikan keringanan hukuman atas perbuatan terdakwa. Karena terdakwa sudah mengakui kesalahan, menyesal dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi. Selain itu terdakwa saat ini sudah berusia lanjut dan berharap mendapat putusan ringan atau sesuai dengan rasa keadilan. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
Terdakwa Rujito saat mendengarkan pembacaan putusan dalam sidang tipiring di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Kakek Penjual Miras Didenda Rp 2 Juta

BANTUL (MERAPI) - Kakek penjual miras di objek wisata Pantai Samas, Rujito (58) warga Ngepet RT 064 Srigading Sanden Bantul

Close