PERGESERAN PERAN ARGA – Vlado Lebih Cocok Gunakan 4-3-3

YOGYA (MERAPI) – Menjalani latihan intensif selama kurang lebih satu bulan di Bogor, PSIM Yogya mulai menemukan kerangka tim yang dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2019. Pelatih PSIM, Vladimir Vujovic pun telah menyiapkan formasi yang bakal digunakan guna memenuhi ambisi promosi ke Liga 1 musim mendatang.

Dari proses latihan yang kemudian diselingi dengan pertandingan uji coba, skuad Laskar Mataram disebut Vlado mulai menunjukkan permainan yang lebih baik. Dari beberapa formasi yang digunakan, pelatih asal Montenegro tersebut mengisyaratkan bahwa dirinya cocok menggunakan pola 4-3-3 untuk meracik tim dalam sebuah pertandingan.

“Secara garis besar saya memang menyiapkan formasi 4-3-3. Tentunya dengan permainan menyerang, karena kami sudah memiliki pemain-pemain yang diinginkan sesuai dengan posisinya,” terang Vlado, beberapa waktu lalu.

Formasi 4-3-3 yang disiapkan Vlado tersebut memang sudah diterapkan ketika Raymond Tauntu dan kawan-kawan melakoni laga uji coba menghadapi Persipura Jayapura. Namun dari hasil uji coba PSIM harus bertekuk lutut dengan skor 0-3 dari tim ‘Mutiara Hitam’. Vlado menyebut jika hasil akhir pada laga ujicoba bukanlah tolok ukur penilaian permainan, melainkan lebih pada proses pembentukan tim sebelum menghadapi kompetisi.

Selain formasi 4-3-3, Vlado sebenarnya juga memiliki alternatif lain yakni dengan menggunakan pola lama PSIM pada musim-musim sebelumnya, yakni pakem 4-2-3-1. Bahkan formasi tersebut juga sempat diperagakan saat PSIM menghadapi Barito Putera pada laga uji coba tertutup di Stadion AAU, beberapa waktu lalu. Memang saat itu kondisinya kurang ideal karena beberapa pemain belum dalam kondisi fit dan pertandingan hanya berlangsung 1×45 menit.

Sementara saat melawan Persipura, formasi 4-3-3 yang digunakan PSIM, belum terlihat optimal meski sudah menurunkan pemain-pemain inti. Kuartet pertahanan saat itu dipercayakan pada Ngurah Nanak, Heri Susilo, Hisyam Tolle serta Aditya Putra Dewa. Untuk lini tengah diisi Agung Pribadi dan Raymond Tauntu sebagai gelandang bertahan dengan didukung Ichsan Pratama sebagai pengatur irama permainan di gelandang serang.

Adapun Hendika Arga Permana yang selama ini me jadi jenderal lapangan tengah ketika membela PSIM pada beberapa musim terakhir, dipaksa bergangi peran menjadi gelandang sayap di sektor kiri. Arga bergantian dengan Rosi Nopriharis yang menyisir sayap kanan. Sedangkan posisi ujung tombak dipercayakan pada Cristian Gonzales.

Meski demikian, Vlado yang dulunya bermain di kompetisi kasta tertinggi dan kini ingin membawa PSIM ke kasta tertinggi, sudah melihat permainan yang ditampilkan tim asuhannya tersebut pada musim sebelumnya. “Saya sudah melihat permainan PSIM musim lalu. Saya mempelajari kelebihan dan kekurangan yang ada di tim ini. Dengan skuad yang sudah ada, kami yakin bisa meraih hasil yang ditargetkan,” bebernya. (Oro)

Read previous post:
HADAPI PORDA DIY 2019 – IPSI Bantul Bidik 7 Emas

BANTUL (MERAPI) - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bantul berharap bisa meraih medali sebanyak mungkin menghadapi Pekan

Close