THR Dicairkan Sebelum Lebaran, THL Harap-harap Cemas

Pj Sekda Karanganyar, Sutarno. (Foto: Abdul Alim)
Pj Sekda Karanganyar, Sutarno. (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Rencana pencairan tunjangan hari raya (THR) di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar disikapi berlainan oleh para abdi praja berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan non ASN seperti tenaga harian lepas (THL) maupun honorer. Bagi ASN, mereka akan menerima THR berisi sejumlah komponen haknya. Sedangkan untuk non ASN, mereka hanya bisa berharap mendapat pendapatan ekstra dari instansi penyedia kerja. “Tentu berharap THR cair sebelum lebaran. Kebutuhan semakin meningkat sehingga butuh hak-haknya dicairkan bulan ini. Kalau disetujui, tentu kami akan senang,” kata seorang ASN di Dinas Kominfo Setda Pemkab Karanganyar, Wuri Ratnaningsih, Selasa (15/5).

ASN golongan IVa ini memperkirakan mendapat gaji plus THR pada bulan ini Rp 5 juta-Rp 5,6 juta. Wanita yang sudah belasan tahun bekerja di lingkungan Setda Pemkab Karanganyar ini menambahkan, jumlah tersebut rata-rata diterimanya setiap jelang lebaran.

Berlainan komentar FT (30), seorang pegawai honorer di instansi tersebut. Ia mengaku cemas jika tahun ini tak memperoleh pendapatan ekstra dari instansinya. Sebab, tak ada kewajiban instansi pemerintah membayarnya selain upah reguler.

“Kalaupun ada, tentu itu sesuai kemampuan keuangan OPD. Misalnya tidak ada, kita juga tidak berhak memprotes. Intinya, harus legowo,” katanya.

Sementara itu Pj Sekda Pemkab Karanganyar, Sutarno mengatakan jumlah pegawai honorer dan THL mencapai ribuan orang yang dipekerjakan organisasi perangkat daerah (OPD). Paling banyak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) seperti penjaga sekolah dan guru. Kemudian di instansi lain seperti Banpol PP.

“Enggak ada dari APBD untuk itu (membayar THR non ASN). Misalnya ada, itu kebijakan masing-masing OPD. Kalau mau memberi sedekah ke mereka silakan,” katanya.

Mengenai pemberian THR ke ASN, Pemkab telah menyerahkan draft raperda pemberian gaji ke-13 dan tunjangan hari raya ke legislatif. Namun jika waktu pembahasannya tak cukup, maka akan diseriusi opsi peraturan bupati.

“Kita menunggu dari dewan. Apakah Raperda itu akan dilanjut ataukah tidak?” katanya.

Adapun THR bagi ASN meliputi gaji pokok, tambahan tunjangan keluarga, tunjangan struktural, serta tunjangan kinerja.

“H-10 lebaran sudah dicairkan atau tanggal 24 Mei mendatang,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan APBD mengakomodasi kebutuhan THR ASN. Pencairannya tinggal menunggu selesainya administratif.

“Juga ada tunjangan anak sekolah yang cair pada Juni untuk ASN,” katanya. (Lim)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Tujuh ASN Kena Sanksi Indisipliner

SLEMAN (MERAPI) - Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemerintah Kabupaten Sleman, memberikan sanksi kepada tujuh aparatur sipil negara (ASN)

Close