Pemkot Yogya Siapkan Rp 23 M, THR Dibagikan Pekan Depan

UMBULHARJO (MERAPI) – Regulasi pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) berubah lantaran harus mendasarkan pada peraturan kepala daerah. Namun demikian, THR bagi PNS di Pemkot Yogyakarta dipastikan akan disalurkan pada pekan depan.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Kadri Renggono menyatakan, sesuai aturan Kemenpan dan Kementerian Keuangan, pencairan THR harus mendasarkan Perda. Namun karena untuk membuat perda membutuhkan waktu lama, lalu ada instruksi dari Kemendagri pencairan THR didasarkan pada peraturan kepala daerah.

“Tahun lalu pencairan THR mendasarkan pada peraturan pemerintah dan kemenkeu, pemkot cukup membuat keputusan walikota. Tahun ini dasarnya dari peraturan walikota,” kata Kadri, Rabu (15/5).

Dia menyebut, Pemkot Yogyakarta telah mengalokasikan THR bagi PNS dalam APBD 2019 sekitar Rp 23 miliar untuk sekitar 7.000 PNS. Rencana, THR bagi PNS Pemkot Yogyakarta itu dicaarikan pada 24 Mei 2019. “Besaran THR satu kali gaji reguler yang diterima setiap bulan,” ujarnya.

Dia menyatakan THR yang dibayarkan melalui APBD hanya bagi PNS yang statusnya aktif. Sedangkan bagi PNS purna atau pensiunan, lanjutnya, menjadi tanggungan dari pemerintah pusat. Namun untuk THR bagi tenaga bantuan dan honorer di Pemkot Yogakarta pihaknya belum dapat memastikan.

“Sementara THR ini hanya untuk pegawai berstatus PNS. Alokasinya THR tidak ada tambahan, hampir sama dengan tahun lalu,” tambah Kadri.

Secara terpisah Anggota Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Sigit Wicaksono berharap pemkot juga memberikan THR bagi tenaga bantuan dan honorer di pemkot. Pasalnya beban kerja honorer maupun naban tidak jauh berbeda dengan PNS. Persoalan adminsitrasi atau regulasi dapat diupayakan dalam pemberian THR bagi tenaga bantuan dan honorer.

“Banyak tenaga teknis yang seharusnya menjadi beban PNS tapi Justru dikerjakan oleh honorer atau tenaga bantuan, sehingga THR bagi mereka perlu dibayarkan,” tandas Sigit. (Tri)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PMI DIY Operasionalkan Ambulans Emergency Premium

PALANG Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) bekerjasama dengan Rotary Club of Yogyakarta Malioboro berhasil mewujudkan ‘Ambulans Emergency Premium

Close