Gugatan Direktur BPRS Margarizki Berkekuatan Hukum Tetap


Kuasa hukum para tergugat, Dr (C) Wilpan Pribadi SH MH. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Kuasa hukum para tergugat, Dr (C) Wilpan Pribadi SH MH. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) -Pengadilan Negeri (PN) Bantul menyatakan gugatan wanprestasi Direktur Utama PT BPRS Margirizki Bahagia, Warjinem yang berkantor di Jalan Parangtritis Kompleks Ruko Perwita Regency Sewon Bantul terhadap tergugat debitur Ulin Hikmah dan Triyono warga Iroyudan Guwosari Pajangan Bantul telah inkrah dan berkekuatan hukum tetap. Hal itu setelah penggugat tak melakukan upaya hukum atas ditolaknya gugatan yang diajukan di Pengadilan Negeri (PN) Bantul.

“Perkara ini sudah inkrah karena pihak penggugat tak ada upaya hukum. Tetapi kemungkinan mereka akan mengajukan gugatan ke pengadilan agama. Meski begitu akan tetap kami hadapi,” ujar Dr (C) Wilpan Pribadi SH MH, kuasa hukum para tergugat kepada wartawan, Selasa (14/5).

Awalnya, penggugat dalam gugatan berdalih para tergugat telah melakukan perjanjian jual beli dengan Syamsul Huda SIP yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT BPRS Margirizki Bahagia atas objek tanah SHM No 05609 Guwosari seluas 4.061 m2 atas nama Ulin Nikmah. Selain itu para tergugat dinilai telah memberikan surat kuasa jual kepada Syamsul Huda.

Tetapi dalam putuasan sela, gugatan penggugat ditolak dan menyatakan Pengadilan Negeri Bantul tak berwenang mengadili dan memeriksa perkara tersebut. Karena perjanjian yang terjadi dalam perjanjian kredit antara penggugat dan para tergugat di PT BPRS Margirizki Bahagia yang merupakan bank syariah.

Majelis hakim menilai, perjanjian kredit tak bisa serta merta diikuti dengan perjanjian jual beli. Dalam kredit tersebut penggugat dan para tergugat menggunakan akad syariah sehingga ketika terjadi sengketa penyelesaian harus dilakukan di pengadilan agama bukan di pengadilan negeri. Karena dalam sengketa syariah Pengadilan Agama (PA) Bantul yang memiliki kewenangan memeriksa dan mengadili.

Selain itu penggugat dinilai tidak mempunyai hak mengajukan gugatan karena objek tersebut tidak pernah dilakukan jual-beli oleh penggugat dan para tergugat. Bahkan selama ini para tergugat tidak pernah memberikan kuasa menjual kepada saudara M Syamsul Huda SIP yang menjabat sebagai Direktur Utama PT BPRS Margirizki Bahagia. Para tergugat hanya menjaminkan sertifikat hak milik setelah mengajukan kredit kepada penggugat pada 25 Juni 2013.

Penggugat tidak mempunyai legal standing untuk mengajukan gugatan. Karena tanah objek sengketa milik Ulin Nikmah yang belum pernah dijualbelikan kepadanya penggugat dari pinjaman kredit. Untuk itu majelis hakim menerima eksepsi dan menyatakan pengadilan negeri tak berwenang mengadili perkara tersebut. (C-5)>


Read previous post:
5 Pejabat Polres Sleman Diganti

SLEMAN(MERAPI)-Lima pejabat utama Polres Slemam mengalami pergantian, di antaranya Wakapolres, Kabagops, Kasat Narkoba, Kapolsek Ngaglik, dan Kapolsek Kalasan. Sertijab dilakukan

Close