KESAL TEMAN SERING PINJAM GITAR-Pengamen Jalanan Sabetkan Pedang

YOGYA (MERAPI)-Terdakwa Rkn (25) seorang pengamen di wilayah Tugu Yogya kembali diajukan ke muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Yogya. Dalam perkara ini terdakwa didakwa jaksa Suwono SH telah melakukan penganiayaan terhadap saksi korban Nendi Ratno. Gara-gara masalah sepele, terdakwa menyabetkan pedang ke arah korban.
“Persidangan sampai saat ini telah sampai pada pembuktian. Kami masih memanggil saksi untuk persidangan berikutnya,” ujar Suwono SH, Minggu (12/5).
Dalam persidangan sebelumnya terungkap, pada Senin 18 Februari 2019 pukul 23.00 awalnya saksi korban Nendi Ratono sehabis menarik becak mengantar tamu di hotel POP Yogya bertemu dengan Damar. Saat itu saksi korban menceritakan kepada Damar mau meminjam gitar kepada saksi Dimas. Namun saat itu jawabannya tidak jelas dan harus meminta izin terdakwa karena gitar itu milik terdakwa.

Selanjutnya saksi korban mengajak kelompok pengamen Tugu yaitu saudara Damar dan saksi Aditya untuk mencari terdakwa di selatan Tugu Yogya. Sesampainya di lokasi, saksi korban Nendi Ratono bertemu dengan terdakwa lalu mengajak musyawarah untuk meminjam gitar.
Sewaktu saksi korban Nendi Ratono berembug, terdakwa berbicara dengan nada keras supaya jangan meminjam lagi dan disuruh membeli gitar sendiri. Setelah itu terdakwa berdiri dan saksi korban Nendi Ratono juga berdiri. Tiba-tiba terdakwa langsung memukul saksi korban menggunakan tangan kanan.
Mendapat serangan tersebut, saksi korban Nendi Ratono menangkis dan saksi korban lalu berusaha membalas memukul. Namun sebelum sempat membalas, terdakwa mengeluarkan senjata tajam berupa pedang dari dalam kaos yang dipakai.

Selanjutnya terdakwa langsung menyabetkan senjata tajam ke arah saksi korban Nendi Ratono sebanyak 2 kali mengenai bahu sebelah kiri, kemudian melarikan diri ke arah selatan.
Dari perbuatan terdakwa tersebut mengakibatkan saksi korban Nendi Ratono mengalami memar di pipi kanan dan luka lecet di pipi kanan akibat kekerasan tumpul dan luka sabetan pedang di bahu akibat kekerasan tajam. Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam pasal 351 ayat (1) KUHP. (C-5)

Read previous post:
GELIAT KELOMPOK PENGAJIAN EMBUN PAGI-Kunci Berkembang Hadir Beri Manfaat

KELOMPOK Pengajian Embun Pagi (PEP) terus berkembang dan menggelar pengajian setiap Ahad pagi. Kelompok PEP I berada di Kramat Sidoarum

Close