Jual 18 Botol Miras, Kakek Didenda Rp 20 Juta

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM Terdakwa Adi Munawar saat menjalani sidang tipiring di PN Bantul
MERAPI-YUSRON MUSTAQIM Terdakwa Adi Munawar saat menjalani sidang tipiring di PN Bantul

BANTUL (MERAPI)- Pengadilan Negeri Bantul kembali menghukum penjual miras dengan denda maksimal. Kali ini, seorang kakek penjual minuman keras (miras), Adi Munawar (51) warga Pijenan, Wijirejo, Pandak, Bantul dijatuhi pidana denda Rp 20 juta subsider 15 hari kurungan dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Selasa (7/5). Terdakwa memilih membayar Rp 20 juta agar tidak dijebloskan ke dalam penjara.
Terdakwa dinyatakan oleh hakim Cahya Imawati SH MHum telah terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar pasal pasal 21 ayat 5 jo pasal 34 Perda Kabupaten Bantul No 2 Tahun 2012 tentang Pengawasan, Pengendalian, Pengedaran dan Pelarangan Penjualan Mujiman Berakohol di Kabupaten Bantul.
“Dari putusan tersebut, apabila terdakwa tidak membayar maka dapat diganti dengan pidana kurungan,” ujar hakim tunggal, Cahya Imawati SH MHum di sela-sela pembacaan putusan.

Dalam persidangan terungkap, sebelumnya petugas Satpol PP Bantul mendapat laporan masyarakat kalau terdakwa menyediakan minuman beralkohol untuk dijual. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa terdakwa berjualan miras di rumahnya tanpa adanya izin dari pihak berwenang.
Untuk itu dalam razia, petugas Satpol PP Bantul menyita 18 botol miras yang disimpan terdakwa. Barang bukti yang disita dan diamankan sebagai barang bukti terdiri dari 4 botol Vodka, 3 botol Whisky, 5 botol Bir Prost Alster, 3 botol Bir Prost Spezi dan 3 botol Anggur Merah.
Setelah diketemukan barang bukti tersebut, terdakwa tak bisa mengelak dan mengakui. Selama ini terdakwa dalam menjalankan usaha tidak pernah mendapatkan izin dari pihak berwenang.

Bukan kali ini saja PN Bantul menjatuhkan hukuman maksimal kepada penjual miras. Tercatat PN Bantul sudah beberapa kali melakukannya dengan denda tertinggi mencapai Rp 45 juta. Misalnya pada 25 Juli 2018 lalu, PN Bantul menghukum dua penjual miras, masing-masing Amir Maruf (25) warga Bintaran Wetan Srimulyo Piyungan Bantul dijatuhi hukuman denda Rp 20 juta subsider 3 bulan kurungan dan Agus Budi Pramono (41) warga Kweni Panggungharjo Sewon Bantul yang diketahui sebagai pengoplos miras didenda Rp 15 juta subsider 2 bulan kurungan. Dari kedua terdakwa tersebut total denda mencapai Rp 35 juta. Kemudian pada 19 April 2018 lalu, PN Bantul menjatuhkan denda Rp 45 juta kepada penjual miras Eri Susanta (24) warga Gegulu Desa Gulurejo Lendah Kulonprogo. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah menjual minuman beralkohol tanpa dilengkapi izin. (C-5)

Read previous post:
Wow! Rp 930 Juta Berputar di Festival Wonderful Indonesia Badau

BADAU (MERAPI)- Festival Wonderful Indonesia kembali mendobrak tapal batas. Persisnya di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau di Kabupaten

Close