RESIDIVIS NYANDU MIRAS-Motor Curian Dijual Rp 400 Ribu

MERAPI-SUKRO RIYADI Tersangka maling motor digelandang petugas ke Polres Bantul untuk dimintai keterangan.
MERAPI-SUKRO RIYADI Tersangka maling motor digelandang petugas ke Polres Bantul untuk dimintai keterangan.

BANTUL (MERAPI)- Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Bantul membekuk seorang residivis, RR (22) warga Sanggrahan, Timbulharjo, Sewon, Bantul setelah lima kali mencuri motor di wilayah Bantul. Motor hasil kejahatan dijual pelaku dengan harga murah, yakni Rp 400 ribu. Uangnya kemudian dipakai untuk mabuk minuman keras.
Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Rudy Prabowo SIK didampingi Kasubbag Humas AKP Sulistiyaningsih saat konferensi pers di Mapolres Bantul, Jumat (3/5) mengatakan, pelaku diamankan petugas di wilayah Gabusan, Desa Timbulharjo, Sewon, Bantul pada 29 April 2019.
“Barang bukti yang berhasil diamankan petugas dari pelaku berupa satu unit sepeda motor Yamaha warna biru dengan nopol AB 6597 AK,” katanya.

Menurut dia, RR merupakan residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), karena terhitung sejak keluar dari penjara pada 2018, yang bersangkutan sudah lima kali melakukan pencurian kendaraan bermotor.
Terakhir pelaku mencuri sepeda motor milik Suparjo (54) warga Seyegan Srihardono Bantul pada Senin 29 April 2019 sekitar pukul 13.00 WIB. Siang itu motor tengah diparkir dan ditinggal pemiliknya untuk menyirami tanaman di Jalan Pundong-Gunungpuyuh tepatnya di Bulak Ganjuran.
“Jadi saat motor korban ditinggal, ternyata kunci kontak masih tertancap di sepeda motor. Pelaku yang kebetulan sedang lewat melihat, dan langsung membawa kabur sepeda motor tersebut,” katanya. Polisi yang menerima laporan korban segera melakukan penyelidikan. Dari informasi saksi di lokasi kejadian, polisi pun berhasil mengetahui gambaran pelaku. Dari pendalaman lanjutan, identitas pelaku mengarah kepada RR. Dia pun akhirnya berhasil dibekuk tak lama setelah beraksi.

Rudy mengatakan, menurut pengakuan pelaku, sepeda motor tersebut dijual dengan harga Rp 400 ribu dan kemudian uangnya digunakan untuk membeli minuman keras.
“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya lima tahun,” katanya.
Ia menjelaskan, sebelum kasus itu terungkap, pelaku sebelumnya pernah dihukum selama delapan bulan penjara karena kasus sama. Bahkan terbaru pelaku sempat dihukum selama 1,5 tahun penjara karena kasus jambret dengan lokasi kejadian di wilayah Kretek Bantul.
“Pelaku ini kemungkinan spesialis mencuri motor-motor yang sudah tua, harapannya supaya tidak dilaporkan korbannya ke polisi. Dan kebetulan empat korban sebelumnya memang tidak membuat laporan kehilangan,” katanya. (Roy)

Read previous post:
Polda DIY-Korem Pamungkas Gelar Sepeda Santai

GUNA menunjukkan kepada seluruh komponen anak bangsa terkait sinergitas TNI-Polri, Korem 072/Pamungkas dan Polda DIY menggelar gowes bersama seluruh jajaran,

Close