PARA TERMOHON SERAHKAN SECARA SUKARELA-Eksekusi Rumah Kabag Pemerintahan Lancar


Petugas TNI dan Polri ikut melakukan penjagaan dalam pelaksanaan eksekusi. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Petugas TNI dan Polri ikut melakukan penjagaan dalam pelaksanaan eksekusi. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

PIYUNGAN (MERAPI) – Pengadilan Negeri (PN) Bantul telah melakukan eksekusi pengosongan bangunan 3 rumah yang dihuni termohon, Gunanjar dkk di Mandungan Srimartani Piyungan Bantul, Kamis (2/5). Eksekusi dilakukan setelah perkara gugatan ahli waris Kawidi terhadap Gunanjar dkk berkekuatan hukum tetap.

“Kami bersyukur karena eksekusi kali ini berjalan lancar. Karena para termohon eksekusi dengan sukarela menyerahkan tanah yang menjadi hak klien kami,” ujar M Ikbal SH, kuasa hukum pemohon eksekusi kepada wartawan di sela-sela pelaksana eksekusi.

Seperti diketahui sebelumnya, tanah objek sengketa seluas 900 m2 yang terdiri dari 3 sertifikat dikuasai Gunanjar yang diketahui sebagai Kabag Pemerintahan Desa Srimartani. Padahal tanah tersebut milik orang tua Kawidi yang diambil secara melawan hukum oleh para termohon.

Setelah berhasil menguasai tanah, para termohon membangun rumah sebagai tempat tinggal. Awalnya para termohon mengakui tanah tersebut miliknya karena sebagai ahli waris dari orang tua. Tetapi dalam persidangan terbukti kalau tanah tersebut merupakan milik ayah Kawidi.

Karena dalam perjalanan ada bukti C1 di kelurahan yang dipalsukan sekitar tahun 1962. Setelah dikuasai kemudian diajukan sertifikasi. “Tetapi kita bisa melakukan pembuktian balik kalau bukti yang ada di kelurahan palsu sehingga kita dimenangkan oleh pengadilan,” jelas Ikbal.

Sementara Panitera PN Bantul, Rudi Safari SH MH menyatakan, dalam pelaksanaan eksekusi berjalan lancar. Hanya saja para termohon meminta waktu untuk membereskan barang-barang yang masih ada di rumah.

“Tugas kami dalam melaksanakan eksekusi sudah selesai dan berjalan lancar. Tetapi karena ada permintaan dari para termohon maka bangunan tak jadi dirobohkan dan masih diberi waktu sampai 15 hari,” tegas Rudi. (C-5)


Read previous post:
HAMILI ANAK TIRI PAMAN- Oknum Mahasiswa Diadili

BANTUL (MERAPI) - Oknum mahasiswa, DS (22) warga Tirtohargo Kretek Bantul diseret ke muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis

Close