PELAKU PERKOSAAN DIBEKUK-Ancam Sebar Foto Bugil Kenalan Baru

MERAPI-SAMENTO SIHONO Kompol Danang Kuntadi saat menujukkan barang bukti dan pelaku perkosaan.
MERAPI-SAMENTO SIHONO Kompol Danang Kuntadi saat menujukkan barang bukti dan pelaku perkosaan.

NGAGLIK (MERAPI)- Petugas Polsek Ngaglik, Sleman menangkap NA (23) warga Dusun Krajan, Balerejo, Kaliangkrik, Magelang. NA ditangkap karena memperkosa seorang gadis di bawah umur berinisial AN (16), warga Magelang. Pelaku mengancam menyebarkan foto bugil korban jika dia tak mau diajak berhubungan badan.
Kapolsek Ngaglik, Kompol Danang Kuntadi kepada wartawan, Selasa (30/4)menjelaskan, kejadian itu bermula saat pelaku berkenalan dengan korban di media sosial Facebook pada akhir 2018 lalu. Setelah berkenalan, keduanya bertukar kontak WhatsApp.
Setelah berkomunikasi dengan korban sekitar satu setengah bulan, pelaku meminta video call dengan korban. Di video call ini pelaku merayu meminta korban untuk melepaskan pakaian. Korban pun menuruti permintaan pelaku.

Saat korban tanpa pakaian, pelaku kemudian men-screenshot atau mengambil tangkapan layar adegan tersebut. Berbekal capture foto tersebut, dua hari kemudian pelaku kemudian mengajak korban untuk bertemu.
“Saat itu, korban diboncengkan pelaku menuju rumah kosong di daerah Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman,” beber Danang Kuntadi.
Setibanya di rumah kosong itu, pelaku langsung memperkosa korban. Pelaku mengancam korban akan menyebarkan gambar adegan bugil hasil screenshot tersebut jika korban tak mau berhubungan badan.
“Karena takut, korban hanya bisa pasrah untuk menuruti permintaan pelaku,” kata Danang Kuntadi.
Kanit Reskrim Polsek Ngaglik Iptu Budi Karyanto menerangkan, perkosaan tersebut dilakukan pelaku sebanyak dua kali dengan ancaman yang sama. Karena tidak tahan dengan ancaman pelaku, akhirnya korban melapor.

Mendapat laporan tersebut, petugas lantas melakukan penyelidikan berbekal informasi dari korban. Saat dilakukan pengejaran, menurutnya pelaku tergolong licin karena selalu berpindah-pindah tempat tinggal.
Tapi berkat kejelian petugas, pelaku berhasil ditangkap akhir pekan lalu di Magelang. Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti berupa satu unit smartphone yang berisi percakapan antara korban dengan pelaku.
“Kita juga amankan pakaian yang dikenakan pelaku saat berhubungan badan dengan korban, serta satu unit motor yang digunakan,” jelasnya.
Atas perbuatannya pelaku kini harus mendekam di sel tahanan polsek Ngaglik. Pelaku dijerat pasal 285 KUHP dan pasal 76 huruf e Undang-Undang perlindungan anak nomor 17 tahun 2016 dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara.(Shn)

Read previous post:
MERAPI-GUNARWAN Kapolres Indra Kurniawan Mangunsong menyematkan pita secara simbolis kepada perwakilan anggota Operasi Keselamatan Candi.
Dua Minggu Gelar Operasi Keselamatan Candi

PURWOREJO (MERAPI) - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) bersama Kodim 0708 dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purworejo akan menggelar Operasi Keselamatan

Close