Dang Sani Irmansyah Juara Kontes Legenda Carry

Dang Sani bersama Harold Donel, Head of Product Development & Marketing Research PT SIS berpose di depan mobil ST20 Truntung, pemenang Kontes Legenda Carry. (MERAPI-ALFONS SUHADI)

JAKARTA (MERAPI) – Dang Sani Irmansyah, seorang PNS asal Garut berhasil menjuarai Kontes Legenda Carry, yang digelar oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Mobil Suzuki ST20 milik Dang Sani yang diproduksi pada tahun 1981 sukses menyingkirkan peserta lainnya dari seluruh Indonesia. Dengan kemenangannya tersebut, dia berhak atas hadiah satu unit Suzuki New Carry Pick Up produk terbaru. Pengumuman sekaligus penyerahan hadiah dilangsungkan di arena IIMS Jakarta, pada Jumat (26/4/2019).

Harold Donel, Head of Product Development & Marketing Research PT SIS mengatakan bahwa antusiasme terhadap Kontes Legenda Carry sangat besar di seluruh Indonesia. Hal ini dibuktikan selama proses penjurian banyak Carry berbagai tipe dan original yang masih eksis.

“Kami juga mendapat banyak cerita dari para pemilik yang mengandalkan Suzuki Carry pada kegiatan bisnis mereka. Bagi mereka, Suzuki Carry tidak hanya kendaraan yang fungsional dan memiliki banyak keunggulan, tetapi juga saksi yang menemani perjalanan bisnis mereka sampai saat ini,” kata Harold, usai mengumumkan pemenang lomba tersebut.

Suzuki ST20 tahun 1981 warna kuning metalik milik Dang Sani Imansyah yang menjadi pemenang dan selama ini dikenal dengan sebutan “Truntung” memenuhi tiga kriteria utama, yaitu menggunakan mesin original berkapasitas 550cc, cat bodi mengacu ke warna asli, serta kendaraan masih beroperasi dengan baik. Selain itu, ST20 tahun 1981 ini juga memiliki dokumen kepemilikan yang lengkap, yaitu STNK dan buku kir.

Dang Sani Imansyah mengaku bahwa ketertarikannya terhadap Suzuki ST20 karena bentuknya yang unik, ringan saat dikendarai, serta irit. Perawatan rutin pun tak pernah ditinggalkan agar Suzuki ST20 miliknya tetap prima saat digunakan yaitu tiga bulan sekali dilakukan servis.

Ia ingin tetap merawat dengan baik Suzuki ST20 tua miliknya agar tetap awet digunakan. “Walaupun sudah lawas, mobil ini masih bisa diandalkan untuk kegiatan sehari-hari seperti pergi ke kantor atau sekadar jalan-jalan. Uniknya selalu ada orang yang menawar mobil ini untuk dijadikan koleksi, tapi saya tidak ingin menjualnya,” katanya sambil menambahkan bahwa mobil lawas tersebut sudah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Selain Suzuki ST20 tahun 1981 milik Dang Sani Imansyah, terdapat dua pemenang lainnya yaitu Suzuki ST20 tahun 1981 milik Fajri Mevoi Matoka asal Gorontalo dan ketiga dimenangkan Suzuki ST20 tahun 1981 milik Ahmad Chamaludin. (Asd)

Read previous post:
Seru, Wisman Nimbrung di Fun Zumba Border Stage Red-White Festival 2019

BATAM (MERAPI) – Atraksi Fun Zumba yang digelar sebagai bagian Border Stage Red-White Festival 2019 sukses menarik perhatian. Bukan hanya

Close