Rem Blong, Bus Tak Terkendali di Jalur Menurun Mangunan

MERAPI-ISTIMEWA Bus mengalami kecelakaan di Jalan Imogiri –Dlingo Kedungbuweng Wukirsari Imogiri.
MERAPI-ISTIMEWA Bus mengalami kecelakaan di Jalan Imogiri –Dlingo Kedungbuweng Wukirsari Imogiri.

BANTUL (MERAPI)-Penyidik Unit Kecelakaan Sat Lantas Polres Bantul masih mendalami kasus kecelakaan di Jalan Imogiri-Dlingo tepatnya di jalan menurun Kedungbuweng Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri Bantul yang terjadi Kamis (25/4) petang. Dalam peristiwa itu, bus pariwisata Nopol K 1637 B menerjang Toyota Kijang AB 1824 BZ yang disopiri R Juang Iswanto (41) warga Tilaman Wukirsari Imogiri. Diduga, bus melaju tak terkendali di jalur menurun karena rem blong.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, Sejumlah penumpang mobil luka dan kini sudah membaik. Sore itu bus dalam perjalanan dari Objek Wisata Hutan Pinus Mangunan Dlingo menuju hotel di Malioboro.

Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Cherryn Nova didamping Kanit Laka Sat Lantas Polres Bantul Ipda Maryana SH kepada wartawan, Jumat (26/4) mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, sopir dan saksi–saksi, penyidik mendapat informasi penting dalam musibah itu. “Setelah sopir bus diperiksa, didapat informasi bahwa rem bus yang mengangkut 50 orang itu tidak berfungsi dengan baik. Itu diperkuat dengan pengecekan di lapangan,” ujarnya.
Kepada penyidik, sopir bus Mohammad Sutrisno (38) warga Manyaran Kediri Jawa Timur mengaku sejak dari atas sudah merasakan ada ketidakberesan rem bus yang dibawanya.
Sore itu bus dalam perjalanan dari Hutan Pinus menuju hotel di Maliboro. Ketika melintasi jalan menurun berkelok, bus sudah kehilangan kendali sehingga menabrak pengaman jalan di sisi kanan, kemudian oleng sebelum menghantam Toyota Kijang dari arah berlawanan. Rombongn itu berasal dari Kediri dengan tujuan pertama di Goa Pindul dan dilanjutkan ke Hutan Pinus sebelum menuju ke penginapan di kawasan Malioboro.

AKP Cherryn mengimbau agar bus besar memperhatikan keselamatan saat melintas di jalur ektrim. Oleh karena itu kendaraan bus besar disarankan bisa lewat di Pathuk jika akan berwisata ke Hutan Pinus Dlingo. Mengingat ruas jalan Imogiri-Dlingo cukup rawan dan membahayakan. “Kami mengimbau baik berangkat dan pulang setelah berwisata dari Dlingo bisa lewat Pathuk,” ujarnya. (Roy)

Read previous post:
Hebat, Indonesia Bawa 5 Penghargaan dari ASEANTA Awards for Excellence 2019

SELANGOR (MERAPI) – Wonderful Indonesia benar-benar luar biasa. Bayangkan, dari 8 kategori yang ada di ASEANTA Awards for Excellence 2019,

Close