PSS Punya Fisioterapis Baru, Ke Mana Sigit Pramudya?

SLEMAN (MERAPI)- Manajemen PSS Sleman memperkenalkan Diky Krisnanda Sugianto sebagai fisioterapis baru di tim pelatih. Fisioterapis Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia itu menggantikan fisioterapis Sigit Pramudya. Sebab Sigit Pramudya tak lagi menjadi bagian dari PSS masih gelap. Manajemen memilih bungkam. Yohanes Sugianto, Humas PT Putra Sleman Sembada (PSS) juga enggan memberikan komentar. Padahal pengumuman ini sudah diributkan banyak Sleman Fans di media sosial.

Sementara di unggahan instagram pribadinya, Sigit tampaknya bersiap ke Malaysia menuju rumah sakit Pusrawi. Adanya unggahan itu seolah jadi bantahan Sigit setelah mendapat serangan dari banyak Sleman Fans karena diduga menyeberang ke PSIM Yogyakarta. Namun ada kabar lain bahwa Sigit menjadi fisioterapis PSIS Semarang. Sayang tidak ada konfirmasi dari Sigit yang memilih bungkam laiknya manajemen dan PT PSS.

Tim pelatih pun enggan berkomentar tentang putusnya kerjasama Sigit dan PSS jelang kick off ini. Tim pelatih sendiri dipusingkan dengan jadwal dan tempat latihan yang berubah-ubah. Kamis (25/4) kemarin contohnya mereka batal menggelar latihan di Banyuraden. Latihan pun dipindah Jumat (26/4) pagi. Padahal dari jadwal yang telah Seto Nurdiyantoro atur selaku pelatih kepala, latihan hari ini seharusnya dilakukan sore hari. “Mikir latihan dan persiapan saja,” kata Seto.

Selain kabar soal hengkangnya Sigit, PSS juga dikabarkan nyaris kehilangan Irham Zahrul Milla. Gelandang serang yang bisa beroperasi sebagai penyerang sayap ini sebelumnya akan hijrah ke Persik Kediri. Milla dan pihak Persik bahkan sudah melakukan komunikasi serius dengan Nafal Mustofa, pelatih Persik Kediri. Namun komunikasi dengan pelatih yang membesarkan namanya saat di Persibas Banyumas itu terhenti lantaran manajemen kembali memanggilnya setelah PT LIB mengeluarkan regulasi tujuh pemain U-23 di tubuh PSS musim ini.

“Persik mau pinjam saya kemarin. Sudah ada komunikasi dengan pelatih sana terus saya bilang manajemen. Tapi manajemen bilang masih butuh saya setelah adanya regulasi itu. Ya sudah saya kembali fokus ke sini (PSS),” kata Milla.

Memang Irham Milla terlihat sulit menembus skuad saat ini. Musim lalu ia pun kerap memulai pertandingan dari bangku cadangan. Musim ini ia harus bersaing dengan Dave Mustaine, Brian Fereira, Ricky Kambuaya, Sidik Saimima dan Haris Tuharea. Seto sempat menepis kekhwatiran para pemain muda dengan menegaskan bahwa tidak ada jaminan komposisi utama akan diisi pemain tetap. “Semua pemain ini punya kesempatan dan potensi yang sama. Di latihan juga begitu. Siapa yang bekerja keras dia yang akan mendapat kesempatan,” kata Seto.

Pernyataan itu keluar tidak hanya untuk melegakan Milla yang nyaris hengkang ke Persik Kediri. Kedatangan Julius Bate dari Bali United juga jadi salah satu pemicunya. Julius yang sudah beberapa kali ikut dalam latihan bakal jadi pesaing Jajang Sukmara, Irfan Lestaluhu, dan Derry Rahman di posisi bek sayap. “Permainannya Julius Bate rata-rata. Lumayan tapi tidak bisa dibilang bagus. Positifnya adalah ada persaingan dengan Derry dan Irfan. Kualitas bek pasti naik dan keuntungan buat kami. Tidak ada istilah ‘bos’ di posisi tertentu, semua sama,” sambung Seto. (Des)

Read previous post:
Sri Mulyani, Arief Yahya dan Tiga Menteri Lainnya Dinobatkan Sebagai Menteri Terbaik

JAKARTA (MERAPI)- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, Menteri Keuangan Sri Mulayani Indrawati, Menteri Perhubungan

Close