Beli Sabu, Sopir Taksi Online Diadili


Terdakwa saat mendengarkan pembacaan dakwaan di PN Sleman. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa saat mendengarkan pembacaan dakwaan di PN Sleman. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

SLEMAN (MERAPI) – Seorang pecandu sabu-sabu, Srt (42) warga Pleret Bantul mulai diajukan ke muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Kamis (25/4).
Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Tiar Adi Riyanto SH disebutkan, sebelumnya terdakwa seorang sopir taksi online ditangkap petugas kepolisian Satnarkoba Polres Sleman pada Rabu 2 Januari 2018 di Jalan Imogiri Timur. Penangkapan dilakukan setelah petugas mendapat laporan adanya transaksi pembelian sabu-sabu yang dilakukan terdakwa.

Disebutkan, terdakwa yang berprofesi sebagai sopir taksi online tersebut sering menggunakan obat-obatan terlarang baik psikotropika maupun narkotika. Bahkan karena keseringan mengonsumsi obat terlarang mengakibatkan sampai kecanduan.

Sebelumnya pada awal Januari 2019 terdakwa melakukan pemesanan sabu-sabu kepada seseorang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Saat itu terdakwa melakukan pembelian sabu-sabu dengan cara transfer sebesar Rp 200 ribu.

Setelah membayar sabu lewat transfer bank, selanjutnya terdakwa diminta mengambil barang pesanan di selatan terminal Giwangan atau tepat di sebelah rumah makan Bale Ayu Giwangan.

Saat hendak mengambil sabu-sabu, petugas langsung melakukan penangkapan. Dari tangan terdakwa polisi menyita paket sabu-sabu.
Setelah dilakukan pengembangan, petugas pun menemukan bong atau alat hisap di rumah terdakwa. Dari perbuatan itu terdakwa dijerat pasal berlapis yakni pasal 114 ayat 1 dan pasal 127 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (C-5)


Read previous post:
Kementan Optimis Program Serasi Tingkatkan Produktivitas Pertanian

JAKARTA (MERAPI)- Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja keras mewujudkan peningkatan produktivitas pertanian melalui program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi). Program tahun

Close