Dijambret, Mahasiswi Jatuh dari Motor

GONDOKUSUMAN (MERAPI) – Dua penjambret diringkus petugas Reskrim Polresta Yogya, Rabu (24/4). Keduanya adalah Ys (33) warga Pengok, Yogya dan Tj (31) warga Semaki, Yogya. Keduanya nekat menjambret seorang mahasiswi secara brutal hingga korban terjatuh dari motor di kawasan Gondokusuman, Yogya.
Keberadaan keduanya terlacak karena korban hafal plat nomor motor yang digunakan pelaku untuk beraksi.
Kapolsek Gondokusuman Yogya Kompol Bonifatius Slamet kepada wartawan kemarin mengatakan, awalnya pada Jumat (19/4) sore, korban Dwi Fitri Ani (22) mahasiswi warga Baciro Yogya bersama temannya boncengan motor melewati Jalan Kusbini, Gondokusuman. Tiba-tiba korban dipepet dua pelaku dari arah kanan. Bersamaan dengan itu, pelaku menarik tas korban.

“Sempat terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku. Akibatnya, korban dan pelaku sama-sama jatuh dari motor,” kata Bonafitius Slamet.
Lantaran ketakutan, korban lari ke warung terdekat. Sedangkan pelaku, dibantu oleh pengendara yang lewat di lokasi kejadian. Pelaku pun kemudian bergegas pergi.
“Warga menolong pelaku karena dikira ada kecelakaan laluilintas. Tapi setelah ditolong, pelaku langsung kabur,” papar kapolsek Gondokusuman.
Kejadian ini kemudian dilaporkan korban ke aparat Polsek Gondokusman. Polisi segera memeriksa korban.
Kepada polisi, korban mengatakan dia masih ingat plat nomor kendaraan pelaku. Selanjutnya, info nomor plat kendaraan itu digunakan polisi untuk melacak keberadaan pelaku.

Pada Senin (22/4), kedua pelaku berhasil diidentifikasi polisi. Keduanya kemudian disergap di rumah. Mereka tidak dapat mengelak karena bukti dan saksi cukup kuat. Selanjutnya, kedua pelaku digelandang ke Polsek Gondokusuman Yogya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Masih kami kembangkan untuk mengungkap kemungkinan kedua pelaku beraksi di tempat lainnya,” pungkas kapolsek. (Riz)

Read previous post:
Penuh Khidmat, Ziarah Kubro Sumsel Bakal Dihadiri Puluhan Ribu Pengunjung

PALEMBANG (MERAPI)- Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) tidak hanya dikenal sebagai Kota Pempek. Palembang juga sempat diidentikkan sebagai kota religi.

Close