10 Cah Klitih Ngamuk, Keroyok Warga Secara Mambabi-buta

DEPOK (MERAPI)-Saat tengah asik nongkrong bersama teman-temannya, Andi Prasetyo (24) warga Tambakbayan, Caturtunggal, Depok Sleman, dianiaya oleh gerombolan cah klitih di Jalan Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Minggu (21/4) dinihari. Tanpa alasan jelas, pelaku menganiaya korban menggunakan senjata tajam.
Hingga Selasa (22/4), polisi masih memburu para pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek bagian kepala sepanjang 10 cm, dan harus dijahit 7 jahitan. Sedangkan jahitan luar berjumlah 12 jahitan. Kemudian tangan kanan sobek sepanjang 8 cm dengan jahitan dalam sebanyak 6 jahitan sedangkan jahitan luar 8 jahitan.

“Korban sudah melapor ke Polda DIY. Untuk pelaku masih dalam pengejaran berdasarkan keterangan korban dan saksi-saksi,” beber Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Hariyanto kepada wartawan kemarin.
Dijelaskan Kompol Sukirin, berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu bermula saat korban bersama temannya sekitar pukul 03.00 WIB, nongkrong di depan Java Game Net di kompleks ruko Babarsari setelah bermain game online. Saat nongkrong itu, korban tiba-tiba dihampiri 10 orang tak dikenal.

Tanpa sebab pasti, gerombolan pelaku langsung membuat onar sambil mengayunkan senjata tajam jenis parang ke arah korban hingga mengenai kepala dan tangan. Korban bermaksud menanyakan motif para pelaku menyerangnya. Namun pelaku justru makin beringas menyerang. Karena kalah jumlah, korban hanya bisa pasrah saat pelaku menghajarnya secara membabi-buta.

“Saat kejadian teman korban berhasil menyelamatkan diri berlari ke jalan raya, dan minta pertolongan warga,” tandasnya. Warga yang melihat kejadian ini segera memberi pertolongan kepada korban dan temannya.
Usai kejadian, korban langsung dibawa oleh teman korban ke RS Harjolukito Banguntapan Bantul, untuk menjalani perawatan. Karena kondisi korban masih belum pulih, korban belum melaporkan secara resmi ke Polsek Depok Barat. (Shn)

Read previous post:
ilustrasi
Awas, Cek Palsu

PENIPU kini makin canggih dan modusnya bervariasi. Seperti yang baru saja dibongkar Polres Bantul, komplotan penipu menyasar konter HP dan

Close