AJUKAN BANDING KE PENGADILAN TINGGI- Suwarsi Dkk Berharap Putusan Bebas


Penasihat hukum Suwarsi dkk, Bambang Hadi Supriyanto SH menunjukkan bukti pengajuan banding dari PN Yogya.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Penasihat hukum Suwarsi dkk, Bambang Hadi Supriyanto SH menunjukkan bukti pengajuan banding dari PN Yogya.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

YOGYA (MERAPI) – Setelah menunggu selama tujuh hari, akhirnya terdakwa yang mengklaim ahli waris Paku Buwono (PB) X Suwarsi dkk mengajukan banding atas putusan PN Yogya yang menyatakan dirinya bersalah. Delapan terdakwa tersebut berharap hakim Pengadilan Tinggi (PT) Yogyakarta memberikan putusan bebas sebagaimana yang disampaikan dalam pledoi sebelumnya.

“Setelah melakukan musyawarah kami sepakat untuk mengajukan banding. Upaya hukum yang kami tempuh ini sebagai langkah awal untuk mengkonter putusan ajaib majelis hakim karena memberikan putusan di luar tuntutan jaksa,” ujar Bambang Hadi Supriyanto SH, salah satu penasihat hukum para terdakwa kepada wartawan, Senin (22/4).

Dalam putusannya majelis hakim menjatuhkan putusan dengan menggunakan dasar pasal 263 KUHP. Padahal sebelumnya jaksa penuntut umum telah yakin mengatakan kedelapan terdakwa melanggar pasal 277 KUHP.

Disebutkannya, selama ini permasalahan utama yakni perebutan uang atas hasil ganti rugi tanah pembangunan bandara di Temon Kulonprogo yang notabene Paku Alam memiliki, sementara pihak Suwarsi juga memiliki hak dengan bukti adanya eigendom.

Dalam bukti tersebut, Suwarsi dkk merupakan keturunan Mursudarinah anak HB VII yang menikah dengan Malikul Kusno atau PB X. Sehingga Suwarsi mengajukan gugatan perdata di PN Wates. Tetapi dalam putusan sela pengadilan menyatakan tak berwenang mengadili dan disarankan mengajukan gugatan ke PN Yogya.
Setelah masuk ke PN Yogya, saat persidangan dalam pembuktian berupa tambahan bukti diduga para penggugat atau Suwarsi dkk menggunakan surat palsu yakni surat keterangan dari Kecamatan Temon dan semua ahli waris diperiksa dan dilaporkan ke Polda.

Tetapi dalam perkembangannya silsilah Suwarsi dkk dipermasalahkan sehingga terancam terkena berbagai macam tindak pidana. Sehingga tuduhan terhadap Suwarsi dkk menjadi banyak. “Bila penyidik menyatakan ditemukan adanya tindak pidana baru harus dibuatkan laporan model A,” jelas Bambang.
“Untuk itu kami berharap Suwarsi dkk diberikan putusan bebas. Untuk terdakwa sembilan, Pihananto SH tolong dihargai profesi advokat mengapa tetap dihukum dalam menjalankan profesi. Kalau kelengkapan bukti-bukti dari klien palsu apakah menjadi tanggung jawab advokat,” tegas Bambang. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
Bengkalis Luncurkan Program Asuransi Usaha Ternak Sapi

BENGKALIS (MERAPI)- Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau meluncurkan asuransi usaha ternak sapi (AUTS) untuk kelompok ternak sapi yang ada

Close