Pemain Bima Perkasa, Yanuar Dwi Kembali Masuk Timnas

SLEMAN (MERAPI) – Penampilan apik kapten tim basket Bima Perkasa Yogyakarta, Yanuar Dwi Priasmoro, selama babak reguler dan playoff Indonesia Basketball League (IBL) 2019 menarik hati pelatih Tim Nasional (Timnas) basket Indonesia, Wahyu Hidayat Jati. Pemain setinggi 178 cm yang mengoleksi 4,44 assist dan 10,11 poin per pertandingan itu pun dipanggil ke Timnas yang disiapkan menuju SEA Games 2019 di Filipina.

Wahyu Hidayat Jati mengatakan Yanuar pantas masuk Pelatnas karena bekerja keras selama liga. “Kami lihat performanya selama liga dan kontribusi masing-masing pemain, termasuk Yanuar. Dia (Yanuar) dan pemain lainnya yang dipanggil punya peran signifikan di tim masing-masing saat liga kemarin,” kata Wahyu Hidayat Jati kepada Merapi melalui sambungan telepon, Minggu (21/4).

Yanuar memang punya peran signifikan di Bima Perkasa. Ia menunjukkan grafik meningkat dibanding musim lalu, salah satunya adalah di bagian pertahanan. Pemain bernomor punggung 13 ini juga mengantar Bima lolos ke babak playoff untuk pertama kalinya setelah berpindah homebase ke Yogyakarta. Meski demikian, pemanggilan ini jauh dari kata aman untuk para pemain. Nantinya akan ada promosi dan degradasi. “Karena tergantung bagaimana kinerja pemain-pemain yang dipanggil. Kloter pertama kami panggil 15 pemain dulu,” sambung Wahyu.

Yanuar sendiri mengatakan siap bersaing di Tim Nasional (Timnas). Ia tidak akan menyiakan kesempatan dan akan membuktikan diri bahwa pantas mengenakan jersey Tim Nasional (Timnas). “Tapi gini, buat saya yang terpenting adalah bagaimana kontribusi kita buat tim, termasuk Timnas. Saya siap membuktikan diri sendiri dan bakal bekerja keras untuk tim. Sambil menunggu bulan Juni, saya latihan sendiri juga,” tegas Yanuar.

Pelaksanaan pelatnas basket sendiri memang dimulai Juni mendatang. Wahyu mempertimbangkan jadwal pelatnas yang bentrok dengan libur puasa dan Lebaran sehingga lebih efisien dimulai pertengahan tahun. (Des)

Read previous post:
ilustrasi
Sering Cekcok, Bunuh Diri Nyemplung Sumur

NGEMPLAK (MERAPI)- Diduga mempunyai persoalan keluarga, Ny KSW (60) warga Wedomartani, Ngemplak, Sleman nekat mengahiri hidupnya dengan cara menceburkan diri

Close