PENGANGKATAN ADVOKAT KAI JATENG-Presiden KAI Ingatkan Tantangan Kian Berat


Para advokat yang baru diangkat Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP KAI) saat mengucapkan ikrar. (Merapi-Istimewa)
Para advokat yang baru diangkat Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP KAI) saat mengucapkan ikrar. (Merapi-Istimewa)

SEMARANG (MERAPI) – Sebanyak 35 orang diangkat menjadi advokat Kongres Advokat Indonesia (KAI) dalam sidang terbuka majelis KAI yang diselenggarakan di Gumaya Tower Hotel Semarang, Sabtu (20/4).

Pengangkatan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI yang dipimpin langsung Presiden KAI Tjoetjoe Sandjaya Hernanto SH MH CLA CIL CLI CRA didampingi anggota majelis yang terdiri Ketua DPD KAI Jateng Th Wahyu Winarto SH MH CIL, H Aziz Zein SH MH CIL CLA (Bendum DPD KAI Jateng ), Nasuka Abdul Jamal SH CIL (Waka Bid Organisasi DPD KAI Jateng) dan Sudarman SH MH CIL (Dewan Penasihat DPD KAI Jateng).

Menurut panitia acara, H Sapta Heri Surahmad SH MH, 35 advokat KAI itu selanjutnya akan menjalani penyumpahan di Pengadilan Tinggi (PT) Jateng yang direncanakan dilaksanakan awal Mei mendatang. Setelah menjalani sumpah, barulah mereka bisa beracara di pengadilan.

Dalam sambutannya Tjoetjoe mengingatkan tantangan berat yang dihadapi advokat. “Menghadapi tantangan itu, advokat KAI harus kerja keras dan cerdas demi menjaga profesi dan marwah advokat,” ujarnya.

Tjoetjoe menjelaskan, saat ini KAI sedang mengembangkan e-lawyer serta single identity yang berlaku selamanya. Sedang di Mahkamah Agung sedang dikembangkan e-court, guna mengurangi interaksi advokat dengan petugas pengadilan. Dengan begitu, penanganan perkara menjadi transparan dan akuntabel.

Di bagian lain, Tjoetjoe mengatakan, negara harus memperlakukan penegak hukum secara adil. Berdasar pengamatannya, tiga penegak hukum lain yakni polisi, jaksa dan hakim mendapat fasilitas lebih ketimbang advokat. Misalnya mereka yang hendak melanjutkan pendidikan, difasilitasi oleh negara.

Sedang terkait putusan hakim, Tjoetjoe menginginkan Komisi Yudisial (KY) punya kewenangan melakukan eksaminasi terhadap putusan hakim yang dinilai nakal. Menurutnya, KY perlu membentuk tim yang terdiri atas advokat senior, akademisi dan sebagainya. (Don)

 Dari kiri H Aziz Zein SH MH CIL CLA (Bendum DPD KAI Jateng), Nasuka Abdul Jamal SH CIL (Waka Bid Organisasi DPD KAI Jateng), Presiden KAI Tjoetjoe Sandjaya Hernanto SH MH CLA CIL CLI CRA, Ketua DPD KAI Jateng Th Wahyu Winarto SH MH CIL, dan Sudarman SH MH CIL (Dewan Penasihat DPD KAI Jateng). (Merapi-Istimewa)
Dari kiri H Aziz Zein SH MH CIL CLA (Bendum DPD KAI Jateng), Nasuka Abdul Jamal SH CIL (Waka Bid Organisasi DPD KAI Jateng), Presiden KAI Tjoetjoe Sandjaya Hernanto SH MH CLA CIL CLI CRA, Ketua DPD KAI Jateng Th Wahyu Winarto SH MH CIL, dan Sudarman SH MH CIL (Dewan Penasihat DPD KAI Jateng). (Merapi-Istimewa)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Menyebar Video Mesum

MEDIA sosial (medsos) adalah alat komunikasi yang bisa digunakan untuk apa saja, baik yang bersifat positif maupun negatif. Yang disebut

Close