DUGAAN PEMALSUAN SURAT- Aktivis Minta Penyidik Tuntaskan Laporan


Pelapor menunjuk foto bukti laporan polisi tentang dugaan pemalsuan surat atau tanda tangan.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Pelapor menunjukkan foto bukti laporan polisi tentang dugaan pemalsuan surat atau tanda tangan.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Seorang aktivis, Adhi Sri Kuncoro Harimawan warga Jalan Bugisan 65 Yogyakarta berharap kepolisian Polres Bantul segera menuntaskan laporan dugaan tindak pidana pemalsuan surat atau tanda tangan. Pasalnya, sudah hampir sebulan laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan polisi.

“Sebagai warga negara kami meminta aparat kepolisian segera menuntaskan kasus ini. Karena sebagai korban, saya telah dirugikan dengan adanya surat persetujuan yang dipalsu seolah-olah saya memberikan persetujuan,” ujar Adhi Sri Kuncoro kepada wartawan, Minggu (21/4).

Disebutkan, sebelumnya sebagai pihak penggugat Adhi mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap tergugat atau terlapor Kasih, Ketua RT 09 Perumahan Cepoko Griya Indah Piyungan Bantul ke Pengadilan Negeri (PN) Bantul.

Gugatan diajukan setelah tergugat membuat komposter (tempat pengurai sampah organik) bantuan dari CSR PT Sari Husada di dekat rumah penggugat hingga menyebabkan pencemaran lingkungan dan rumah miliknya rusak. Selama ini pembangunan tersebut tidak pernah meminta izin warga sekitar termasuk Adhi Sri Kuncoro.

Tetapi saat dilakukan pembuktian dalam sidang di PN Bantul pada Kamis 31 Januari 2019 pukul 11.30 pihak tergugat menunjukkan alat bukti persetujun pembangunan fasilitas umum (fasum) pada Juni 2011 di wilayahnya yang diwakili adik tergugat.

Atas bukti yang diajukan tersebut, penggugat merasa keberatan karena tak pernah memberikan persetujuan. Untuk itu pihak penggugat melaporkan tergugat Kasih (45) Ketua RT 09 Perumahan Cepoko Griya Indah Piyungan Bantul dan kuasa hukumnya Amirudin Rohmad SH ke Polres Bantul.

“Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan saksi. Saksi dari pihak kami akan dipanggil untuk diperiksa pada Senin 22 April 2019. Kami berharap polisi segera menyelesaikan kasus ini karena kami telah memberikan bukti-bukti adanya tindak pidana,” tegas Adhi Sri Kuncoro. (C-5)


Read previous post:
Pemilu Berjalan Aman, Pangdam dan Kapolda Jawa Tengah Kunjungi PPK Sukoharjo

SUKOHARJO (MERAPI) - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI M Effendi melakukan kunjungan

Close