AJAK KONTESTAN PEMILU LEGAWA-Sultan: People Power Tidak Perlu

Sri Sultan HB X usai memberikan suara di di TPS 15 Panembahan, Kraton Yogyakarta, Rabu (17/4). (MERAPI-HARMINANTO)

YOGYA (MERAPI) – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X menilai seruan people power yang pernah dilontarkan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais seharusnya tidak perlu muncul untuk merespons penyelenggaraan Pemilu 2019.

“People power saya kira enggak lah, ya saya kira enggak perlu lah,” kata Sultan HB X usai mencoblos di TPS 15 Panembahan, Kraton Yogyakarta, Rabu (17/4).

Menurut Sultan, seruan people power tidak sepatutnya dimunculkan oleh pejabat atau bekas pejabat karena hal itu dapat menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. “Kita sebagai pejabat atau bekas pejabat tidak perlu lah ngajari begitu. (Itu) sesuatu yang menumbuhkan gejolak,” kata Raja Kraton Ngayogyakarta ini sebagaimana dilansir Antara.

Menurut Sultan, gugatan mengenai hasil pemilu sah dilakukan karena telah diatur dalam Undang-Undang (UU). Hanya saja, menurut dia, perlu ada kejujuran dalam mengajukan gugatan itu. “Mungkin kita perlu jujur dalam arti kalau selisih suaranya besar ya sebetulnya susah ya untuk dikatakan kenapa saya harus kalah. Saya kira jujur saja,” paparnya.

Sultan juga berharap seluruh kontestan dalam Pemilu 2019 bisa berlapang dada menerima hasil perolehan suara karena yang menentukan adalah publik. “Saya kira kalah atau menang merupakan sesuatu yang wajar karena publik yang menentukan suara dipilih atau tidak, saya kira ikhlas saja,” ujarnya.

Sementara itu, Amien Rais yang juga menjadi Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, menyebutkan lontaran istilah people power yang disampaikannya beberapa waktu lalu bukan berarti perang antaranak bangsa.

“Itu bukan berarti perang atau perkelahian antaranak bangsa. People power paling enteng adalah menggunakan gawai pintar. People power adalah rakyat punya senjata namanya HP pintar. Mudah-mudahan dengan itu cukup, tidak perlu sampai turun ke jalan,” kata Amien Rais usai mencoblos di TPS 123 Gondang Raya Condong Catur Sleman.

Menurut dia, dirinya tetap pada pendiriannya bahwa jika terbukti ada kecurangan yang terukur, sistematik dan masif maka akan ada perhitungan. “Dulu dengan people power, kita bisa menghilangkan dwi fungsi ABRI, menikmati otonomi daerah dan kebebasan pers,” katanya.

Ia berharap tidak ada kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu kali ini. Dokumen C1 agar segera diamankan lewat ponsel usai pencoblosan. Sehingga apabila ditemukan kecurangan atau ketidaksesuaian data, bisa dicek kembali. “Hulunya kan TPS, sedangkan hilir di KPU nasional. Jadi kalau hulu aman, ya, sudah,” jelasnya. (*)

Read previous post:
MERAPI-BAWASLU DIY Surat suara yang dibakar di Karangmojo, Gunungkidul.
BAWASLU BIY TEMUKAN BANYAK MASALAH -Warga Gunungkidul Bakar Surat Suara Saat Nyoblos

KOTAGEDE (MERAPI)-Pemilu 2019 di sebagian wilayah DIY mengalami berbagai permasalahan terkati logistik hingga prosedur tak sesuai ketentuan. Berdasarakan hasil pemantauan

Close