PETUGAS TEMBUS GANG SEMPIT HINGGA PEGUNUNGAN-Distribusi Logistik Pemilu Dikawal Ketat

MERAPI-TRI DARMIYATI Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti bersama komisioner KPU Kota Yogyakarta saat mengecek logistik sebelum didistribusikan.
MERAPI-TRI DARMIYATI Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti bersama komisioner KPU Kota Yogyakarta saat mengecek logistik sebelum didistribusikan.

YOGYA (MERAPI)- Logistik untuk Pemilu 2019 di Kota Yogyakarta mulai didistribusikan ke tingkat kelurahan di Panitia Pemungutan Suara (PPS), Senin (15/4). Distribusi logistik Pemilu dilakukan bertahap selama dua hari hingga H-1 harus didistribusikan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Distribusi logistik Pemilu hari pertama di 25 kelurahan dengan sebelas armada. Sisanya logistik yang belum besok (hari ini) distribusikan ke 20 kelurahan,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Hidayat Widodo di sela pelepasan distribusi logistik, Senin (15/4).
Pada hari pertama logistik pemilu didistribusikan di 25 kelurahan di 7 kecamatan yakni Danurejan, Jetis, Pakualaman, Tegalrejo, Mantrijeron, Umbulharjo dan Wirobrajan. Distribusi logistik dengan armada truk tersebut dikawal ketat oleh aparat kepolisian.
“Logistik akan menginap satu malam di kelurahan. Pengamanannya dijaga kepolisian dari Polsek dan Polres,” ujarnya.

Dia menjelaskan semua logistik untuk pemilu di TPS di antaranya surat suara dan formulir sudah dimasukkan dalam kotak suara disegel dan dikemas plastik. Setiap TPS akan menerima 5 kotak suara dan 4 bilik suara serta tanda pengenal Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang tidak dimasukan dalam kotak suara.
Dia menyatakan pada H-1 hari pemungutan suara Selasa (16/4) akan didistribusikan dari PPS kelurahan ke TPS. Armada untuk mendistribusikan logistik ke TPS disesuaikan dengan kondisi jalan masing-masing. Di Kota Yogyakarta total 1.373 TPS.
“Untuk jalan dengan gang-gang kecil distribusi logistik ke TPS ada yang menggunakan becak dan motor. Disesuaikan dengan kapasitas jalan menuju TPS,” papar Hidayat.
Sedangkan surat suara rusak rencananya akan dimusnakan denga cara dibakar besok Selasa (16/4). Jumlah surat suara yang rusak dari hasil sortir dan lipat di Kota Yogyakarta ada 2.521 lembar. Sementara itu Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti kemarin juga memantau dan melepas distribusi logistik Pemilu 2019. Menurutnya, semua logistik Pemilu 2019 dalam kondisi tersegel. Secara teknis dia menilai sudah siap. Yang non teknis dia berharap bisa diantisipasi misalnya pemilih tambahan dengan KTP.

“Harapannya H-1 semua logistik sudah ada di TPS dan pemilih bisa dilayani. Kami imbau masyarakat gunakan hak pilih. Masyarakat Yogya sudah terdidik sehingga harapannya mengerti dalam menggunakan hak pilih. Kami juga berharap Pemilu bisa berjalan dengan, aman, tertib dan lancar,” pungkas Haryadi.
Di Kulonprogo, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulonprogo juga mendistribusiikan logistik Pemilu 2019 di enam kecamatan yang ada di kawasan Bukit Menoreh atau di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi.
Ketua KPU Kulonprogo Ibah Mithiah, Senin (15/4) mengatakan, pendistribusian logistik dibagi dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada H-2 pencoblosan di Kecamatan Kokap, Pengasih, Girimulyo, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang dan Nanggulan.
Tahap kedua pada H-1 pencoblosan di Kecamatan Sentolo, Lendah, Galur, Panjatan, Wates dan Temon.

“Distribusi logistik, kami dahulukan di wilayah utara karena medannya cukup sulit. Logistik didistribusikan di kantor desa, kemudian pada H-1 didistribusikan ke wilayah selatan yang medannya datar dan mudah diakses,” kata Ibah.
Ia mengatakan distribusi menggunakan enam truk, setiap truk bermuatan 30 kotak. Sehingga, setiap truk bisa mendistribusikan tiga kali dalam sehari. “Distribusi dikawal oleh personel melekat dari Polres Kulonprogo dan polsek setempat. Logistik yang di desa dan di TPS juga dijaga ketat oleh anggota polres dan linmas,” katanya.(Tri)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Kirab Panji dan Mahkota Karaton Sumedang Larang Siap Digelar

SUMEDANG (MERAPI)-- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung promosi event Kirab Panji dan Mahkota Karaton Sumedang Larang yang digelar 19-21 April 2019.

Close