POLDA DIY SIAGAKAN 6.688 PERSONEL-Khawatir Tahanan Kabur, Coblosan di Kantor Polisi

MERAPI-SAMENTO SIHONO Irjen Pol Ahmad Dofiri saat mengecek anggota pada gelar apel pasukan pengamanan Pemilu 2019.
MERAPI-SAMENTO SIHONO Irjen Pol Ahmad Dofiri saat mengecek anggota pada gelar apel pasukan pengamanan Pemilu 2019.

DEPOK (MERAPI)- Polda DIY akan memberi kesempatan bagi para tahanan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019. Polda DIY pun memfasilitasi mereka untuk melakukan pencoblosan pada Rabu (17/4) mendatang. Namun untuk meminimalisir risiko tahanan kabur, petugas TPS akan didatangkan ke rutan atau kantor polisi terdekat.
Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto kepada wartawan, Senin (15/4) mengatakan, nantinya petugas TPS terdekat akan datang ke Polda/Polres untuk memfasilitasi tahanan untuk mencoblos. Adapun jumlah tahanan di DIY yang berhak mencoblos mencapai 213 orang.
Dari jumlah tersebut terdiri dari Polda DIY sebanyak 19 tahanan, Polresta Yogya 35 tahanan, Polres Sleman 70 tahanan, Polres Bantul 43 tahanan, Polres Kulonprogo 29 tahanan dan Polres Gunungkidul 17 tahanan.

“Untuk jumlah tahanan tiap hari bisa berubah-ubah. Tapi hingga hari ini (kemarin), sebanyak 213 tahanan,” ujar AKBP Yuliyanto.
Lebih lanjut AKBP Yulianto mengatakan, tahanan di Polda DIY akan memberikan hak suaranya melalui TPS nomor 20 Sanggrahan. Polresta Yogya di TPS nomor 4 Ngupasan, dan Polres Kulonprogo TPS nomor 7 Kalinongko.
Sedangkan untuk tahanan di Polres Gunungkidul bergabung dengan TPS 21 Rutan Gunungkidul. Dalam pelaksanaan pemungutan suara, menurutnya, tahanan di Polres Kulonprogo akan didatangi langsung oleh petugas KPU.
Sedangkan Polres lainnya, petugas TPS terdekat yang akan datang membawa bilik, surat dan kotak suara. Pasalnya ia tidak ingin mengambil risiko tahanan kabur, sehingga petugas TPS terdekat yang akan datang ke Polres.

“Jadi nanti bukan tahanan yang dibawa ke TPS, tapi petugas TPS yang datang ke Polda/Polres. Untuk pelaksanaannya (coblosan) tentu di jam yang diizinkan,” Kata AKBP Yulianto.
Sementara itu kemarin pagi, Polda DIY menggelar apel pengamanan pemilu 2019. Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri yang memimpin apel pasukan mengatakan, sebanyak 6.688 personel Polda DIY diterjunkan dalam pengamanan Pemilu 2019. Ia juga memetakan 8 Tempat Pemungutan Suara (TPS) sangat rawan dan 94 TPS rawan pada Pemilu 2019.
Menurut Irjen Pol Ahmad Dofiri, potensi kerawanan berdasarkan sejumlah faktor. Di antaranya karena basis antarpendukung sama-sama kuat dan sebelumnya sempat ada gesekan di wilayah tersebut.

“Kerawanan di TPS juga bisa saja ada orang yang menghalang-halangi, ada orang yang mengganggu, termasuk juga money politic. Dan lebih penting adalah gangguan kamtibmas, juga aksi teror,” katanya.
Selain politik uang dan teror, tambah Dofiri, polisi juga mencegah potensi ancaman lain. “Misalnya penghitungan cepat (quick count), juga kita antisipasi karena berpotensi mengundang kerawanan,” lanjutnya.
Menurutnya, pola pengamanan nanti sesuai dengan kondisi di lapangan. Dua personel polisi akan melakukan pengamanan di TPS sangat rawan, sedangkan untuk TPS kategori lainnya dua personel mobile mengamankan 6 TPS terdekat.
“Kami juga dibantu 1.600 personel TNI dan Linmas 30.203 orang. Kami semua siap untuk mengamankan penyelenggaraan Pemilu 2019,” jelasnya.
Dofiri pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Kicau Panjang Lovebird Palamas

LOVEBIRD termasuk burung berkicau yang memiliki keragaman warna maupun kicauannya. Jenis lovebird cukup terkenal di kalangan kicau mania, yakni kepala

Close