Video Mesum Tersebar, Oknum PNS Terancam Sanksi

SLEMAN (MERAPI)- Seorang perempuan yang berstatus pegawai negeri sipil di Kanwil Kemenag Kabupaten Sleman tersandung perkara asusila. Foto dan video syurnya beredar di media sosial dan aplikasi pesan whatsapp. Dia pun kini menunggu sanksi dari Kemenag pusat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Sa’ban Nuroni kepada wartawan, Senin (15/4) membenarkan peristiwa tersebut. Kendati demikian pihaknya tidak banyak bicara mengenai kasus yang membelit pegawai di institusinya tersebut.
“Iya benar yang perempuan pegawai kami, itu kejadian sudah lama, tahun lalu,” beber Sa’ban Nuroni.

Namun, Sa’ban enggan menyebutkan nama dan jabatan yang bersangkutan di Kanwil Kemenag Kabupaten Sleman. Pihaknya hanya melakukan klarifikasi dan pemeriksaan kepada yang bersangkutan menggunakan berita acara.
“Laporan juga sudah kami serahkan kepada Kanwil Kemenag DIY,” katanya.
Sementara itu terkait dengan sanksi yang akan diberikan, ia mengatakan, karena Kemenag merupakan lembaga pemerintah yang vertikal, maka pihak yang berwenang menindaklanjuti adalah pusat.
“Yang jelas kami prihatin, kami sudah melakukan pembinaan, dan yang bersangkutan masih bekerja sambil menunggu keputusan dari pusat,” katanya.

Menurutnya yang berhak memberi hukuman adalah tingkat yang lebih atas. “Jadi tugas kami melakukan pemeriksaan, hasil pemeriksaan semuanya sudah kami serahkan ke Kanwil DIY,” ujarnya.
Sa’ban tak mengetahui persis kenapa foto dan video itu bisa viral sehingga kasus tersebut kembali mencuat. “Kami sangat menyayangkan, tapi bukan yang bersangkutan yang menyebarkan,” pungkasnya. (Shn)

Read previous post:
Percakapan Politik Uang Menumpuk di Jawa

YOGYA (MERAPI) - Percakapan mengenai politik uang tidak hanya menumpuk di Pulau Jawa, namun juga diperbincangkan hingga ke wilayah Indonesia

Close