Kicau Panjang Lovebird Palamas

Lovebird palamas miliki keindahan warna bulu dan kualitas suaranya bagus. (MERAPI-SULISTYANTO)

LOVEBIRD termasuk burung berkicau yang memiliki keragaman warna maupun kicauannya. Jenis lovebird cukup terkenal di kalangan kicau mania, yakni kepala emas atau biasa disingkat palamas.

“Sesuai namanya, lovebird ini mempunyai ciri khas yaitu warna bulu keemasan di bagian kepala. Hanya saja warna keemasannya tidak sampai full leher, namun sebagian atau setengah leher saja,” jelas penggemar dan penangkar lovebird Margono, belum lama ini.

Warga Godean Sleman ini menjelaskan, palamas cocok dijadikan satwa kesayangan untuk dipajang di kompleks tempat tinggal. Tak ketinggalan, palamas dengan kualitas suara bagus bisa rutin dikonteskan. Lovebird jenis palamas maupun hijau banyak yang mempunyai kualitas suara lebih bagus, misalnya lebih rajin bersuara atau berkicau. Bahkan kicauan alias ngekeknya bisa panjang-panjang.

Ciri lain dari palamas, misalnya bagian paruh berwarna merah. Sedangkan bulu-bulu di bagian tubuhnya dominan hijau bercampur kuning. Sebenarnya lovebird palamas ini sangat mirip dengan lovebird pastel kuning. Hanya saja yang paling membedakannya adalah dari warna kepalanya. Warna bulu kepala pastel kuning, yakni berwarna kuning dan biasa gradasi oranye.

Selain itu warna bulu tubuh lovebird pastel kuning, antara lain ada yang kuning bersih atau warna kuningnya lebih cemerlang. Ada pula pastel kuning kotor dengan warna tubuhnya dominan kuning dan campur warna hijau.

“Masing-masing jenis lovebird memiliki keindahannya tersendiri, terutama yang jenis palamas menurut saya perpaduan warnanya lebih menarik dilihat, dari warna bagian kepala sampai tubuh atau badan menjadi daya tarik tersendiri,” tandas Margono.

Pakan utama lovebird jenis ini, sebutnya, sama dengan lovebird lain yakni wujud biji-bijian antara lain ada milet putih, kenari seed dan biji haver atau biji gandum. Setelah membeli di kios pakan dicuci bersih lalu dikeringkan dan saling dicampurkan. Setelah itu ditambah dengan minyak gandum, dengan dosis setiap 10 cc minyak gandum dicampurkan dengan dua kilogram pakan biji-bijian tersebut. Selanjutnya diangin-anginkan dahulu sebelum diberikan ke lovebird.

Campuran minyak gandum diyakini dapat membantu menurunkan lemak-lemak jahat di tubuh lovebird dan mendukung tingkat produktivitas. Adapun pakan tambahannya antara lain dapat berupa jagung manis mentah, sawi serta sayur kangkung yang dapat diberikan dua hari sekali.

Jika ingin menangkarkan atau menjodohkan lovebird, selain dengan membeli sepasang yang sudah berjodoh atau sudah pernah bertelur, bisa juga dengan menjodohkan sendiri. Langkahnya, antara lain cukup sering mendekatkan sangkar lovebird jantan dan betina.

Meski di dalam sangkar sendiri-sendiri, pada awalnya tampak saling menantang dan menyerang bahkan bisa saling menggigit. Tetapi, setelah sangkar saling didekatkan sekitar satu minggu, keduanya akan terlihat akrab. Ketika tidurnya berdekatan di pinggir sangkar, termasuk tanda sudah jodoh. (Yan)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Peneliti Apresiasi Program Modernisasi Alat Pertanian Kementan

JAKARTA (MERAPI) - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman mengapresiasi berbagai program modernisasi alat pertanian dari

Close