PASCA PENETAPAN CALEG SEBAGAI TERSANGKA-Polisi Didesak Limpahkan ke Kejaksaan


Kuasa hukum pelapor, Iwan Setiawan SH.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Kuasa hukum pelapor, Iwan Setiawan SH.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

YOGYA (MERAPI) – Kuasa hukum pelapor, Iwan Setiawan SH mendesak penyidik Polda DIY untuk segera melimpahkan tersangka H SW SE, seorang anggota DPRD DIY yang kini kembali maju sebagai caleg DPRD DIY Dapil DIY 7 Gunungkidul beserta istrinya Hj S ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY.

Pasalnya, penanganan kasus tersebut telah memakan waktu cukup lama sekitar 4 tahun sehingga akan memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi pelapor atau korban. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 167 KUHP setelah enggan keluar rumah kontrakan yang ditempatinya.

“Kami selaku kuasa hukum pelapor atau korban mengapresiasi pihak kepolisian yang begitu melihat proses perkara yang tertunda segera menyelesaikan,” ujar Iwan Setiawan SH dalam keterangan persnya, Senin (15/4).

Karena sesuai mekanisme prosedur yang dijalankan kepolisian, dari hasil gelar perkara dengan kesimpulan menetapkan H SW SE dan istrinya Hj S sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 167 KUHP.

“Untuk itu kami selaku kuasa hukum mohon Polda DIY untuk segera melimpahkan berkas perkara tindak pidana tersebut ke Kejaksaan Tinggi Yogyakarta. Karena perkara ini sudah cukup lama jangan sampai mandek di tengah jalan,” jelas Iwan.

Seperti diketahui, setelah diperiksa sebagai saksi pada Senin 18 Maret 2019, keduanya ditetapkan sebagai tersangka pada 10 April 2019 usai gelar perkara yang dipimpin Ditreskrimum Polda DIY Kombes Pol Dr Hadi Utomo SH MHum. Dalam gelar perkara mengambil kesimpulan dan rekomendasi menetapkan H SW dan Hj S sebagai tersangka sebagaimana pasal 167 KUHP.

Awalnya tersangka beserta istrinya pada 22 Juni 2012 sampai 22 Desember 2013 mengontrak rumah di Bansari RT 004 RW 004 Kepek Wonosari Gunungkidul 277 m2 milik Albeni Setiawan seharga Rp 10 juta. Tetapi setelah masa sewanya habis sampai sekarang keduanya tidak mau keluar dari rumah maupun membayar uang sewa.

Pihak pemilik rumah sendiri sudah berkali-kali meminta kedua pelaku untuk pindah. Tetapi tetap tak mau sehingga dilaporkan ke Polda DIY dengan LP 157/II/2015/DIY/SPKT tanggal 20 Februari 2015. Tetapi laporan tersebut baru berjalan setelah empat tahun sejak laporan dengan menetapkan pasangan suami istri ini sebagai tersangka. (C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
Wow, Wonderful Indonesia Borong 4 Award dari Adex 2019

SINGAPURA (MERAPI)-– Prestasi emas ditorehkan Wonderful Indonesia. Mereka memborong 4 award dari Asia Dive Expo (Adex) Singapura 2019. Lebih spesial,

Close