Demi Dapatkan Riklona, Pura-pura Sakit Perut

Ilustrasi
Ilustrasi

TEMANGGUNG (MERAPI) – Fif (21) warga Dusun Dukuh Desa Mergowati Kecamatan Kedu ditangkap Kepolisian Resort Temanggung karena mengkonsumsi psikotropika jenis Riklona dengan pura-pura sakit.

“Tersangka ini cukup cerdik, dia berpura-pura sakit kemudian memeriksakan kesehatannya ke dokter untuk mendapatkan resep untuk membeli pil riklona,” kata Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti, Jumat (12/4).

Dikatakan modus tersangka termasuk baru, karena pil riklona hanya harus dengan resep dokter. Riklona lalu dijual kembali kepada pecandu, yang selama ini menjadi pelanggan.

“Saat ditangkap, petugas menemukan tiga butir riklona didompetnya, sedang di rumahnya ditemukan dua butir lagi dan sejumlah pil Alprazolam,” katanya.

Dia mengatakan total petugas menyita 25 pil riklona dan clonazepam dalam kemasan hijau, 10 pil atarax alprazolam dalam kemasan biru, uang tunai sebanyak Rp 150 ribu, sebuah telepon genggam dan sebuah sepeda motor merek Suzuki dengan nomor polisi AA 6725 ZN.

Dikatakan tersangka dijerat pasal 62 subsider pasal 60 ayat 2 dan 4 undang-undang republik Indonesia nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika. “ Tersangka diancam hukuman paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 100 juta,” rincinya.

Tersangka mengatakan sengaja memeriksakan diri untuk mendapatkan resep dari dokter. Dari resep tersebut kemudian dirinya membeli pil tersebut ke apotek. “Sebagian saya konsumsi sendiri, dan ada yang saya jual ke sejumlah pelanggan,” katanya.

Ia juga mengaku menjual pil tersebut untuk mendapatkan penghasilan tambahan, sebab selama ini dirinya memang sudah kecanduan pil tersebut. (Osy)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Logistik Pemilu mulai Didistribusi di Luar Kategori

KARANGANYAR (MERAPI) - KPUD Karanganyar menerbitkan formulir A5 atau pindah memilih TPS jenis masuk DPT sebanyak 1.661 pemilih dan keluar

Close