PSS U-18 Mulai Seleksi

SLEMAN (MERAPI) – Manajemen dan PT Putra Sleman Sembada (PSS) mulai menggelar seleksi pemain PSS U-18 secara tertutup di bawah pelatih kepala Lilik Winarno di Stadion Tridadi sejak Jumat (12/4). Sistem tertutup ini dilakukan seperti halnya tim PSS U-16 yang sudah lebih dulu terbentuk.

Pemain yang mengikuti seleksi adalah mereka yang dikirimkan pelatih klub atau SSB se-DIY. Selama seleksi, Lilik akan bersikap tegas pada pemain yang tidak jelas asal usulnya.

“Pemain tersebut wajib mempunyai minimal dua prestasi tingkat daerah dan satu kali kejuaraan nasional. Terkait syarat ini, jika pemain tidak teridentifikasi dan tidak jelas asal usulnya maka dia dianggap ilegal dan dipulangkan. Tidak boleh mengikuti seleksi,” tegasnya Jumat (12/4).

Selain itu Lilik menjelaskan bahwa pemain yang mengikuti seleksi direkomendasikan langsung oleh pelatih klub atau SSB yang harus diikuti pemberitahuan langsung secara tertulis maupun lisan. Pemindaian usia pun dilakukan secara ketat terhadap mereka yang datang. Tim pelatih belum memutuskan berapa lama seleksi akan dilakukan.
“Jadwalnya Liga Pro Elite Nasional U-18 dimulai 15 Juni 2019. Jadi kami harus sesegera mungkin menyeleksi pemain lalu membuat program latihan,” sambungnya.

Sementara itu tim U-16 yang lebih dulu terbentuk akan bertanding melawan PSIS Semarang pekan depan. Edi Broto, pelatih kepala PSS U-16 mengaku para pemainnya sudah bisa memperbaiki fisik yang sempat keteteran dan siap menghadapi laga. Ia juga sudah melakukan simulasi sistem pertandingan Liga 1 U-16 yang memakai pertandingan ganda di mana laga akan berlangsung kandang dan tandang di mana tiap laga berlangsung dua kali. PSS akan menghadapi PSIS di Semarang dua kali, pada 19 dan 20 April.

Di Liga 1 U-16, durasi laga tidak akan menggunakan waktu orang dewasa. Pertandingan akan berlangsung selama 60 menit yang terbagi atas dua babak masing-masing berlangsung selama 30 menit. “Kemarin memang fisik sempat keteteran dengan simulasi tapi para pemain semangat semua dan bisa kami perbaiki. Sekarang mereka sudah sangat siap menghadapi pertandingan. Mental mereka juga bagus,” kata Edi Broto. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Pule Sang Perindang Eksotis

NAMA pohon pule sudah tak asing di masyarakat, terlebih penggemar tanaman termasuk bonsai. Bahkan kayu pule cocok dijadikan bahan kerajinan

Close