PAKAI MESIN CADANGAN DI ISSOM SERI I – Start Terakhir, Alvin Bahar Finis Keempat

SENTUL (MERAPI) – Alvin Bahar, pebalap Honda Racing Indonesia sadar apa yang harus dilakukannya pada Seri I Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/4) setelah dipaksa tampil dengan mesin cadangan Honda tunggangannya.

Ketika tahu pacuannya mulai bermasalah usai menjalani kualifikasi Sabtu (6/4), Alvin tak mau gegabah tampil di posisi ketiga setelah finis ketiga pada babak kualifikasi. Tim pun memutuskan tampil dengan mesin cadangan yang beda dari mesin kualifikasi. Tim Teknis Honda Racing berpikir, lebih baik tampil pelan tapi bisa finis ketimbang harus memaksakan kondisi dan justru gagal finis.

Dan, keputusan itu tentu berbuah buruk yaitu Alvin harus start di posisi paling buncit atau posisi ke-13. Tapi ini tentu bukan penghalang bagi pebalap yang sudah tujuh kali meraih gelar juara nasional dan tahun ini berharap bisa meraih gelarnya yang kedelapan.

Tapi bukti Alvin sebagai pebalap berpengalaman benar-benar dia tunjukkan di lintasan balap kelas ITCR 1600 Max. Dari posisi ke-13, ia terus menyodok bahkan bisa mencapai posisi ke-3 setelah mampu mengejar Mirza Putra. Tapi, ketika bannya mulai menipis, posisi Alvin melorot di tempat ke-4 di belakang putranya, Avila Bahar yang tampil bersama tim ABM Motorsport tahun ini.

“Saya sebenarnya sudah berusaha keras untuk bisa mengambil posisi Avila. Tapi, saya mendapat peringatan dari tim kalau harus bermain aman saja karena ban saya juga terus menipis,” jelas Alvin.

Alhasil, ia hanya bisa finis di posisi keempat di belakang Haridarma Manoppo, Demas Agil, dan Avila.
Buat Alvin, meraih 9 poin di seri pembuka dengan tampil dari posisi buncit sudah cukup memuaskan dan itu akan jadi modal paten untuk bisa tampil lebih gahar di putaran kedua ISSOM pada akhir Juni mendatang.

“Tim melakukan segala sesuatu untuk meraih hasil terbaik di putaran kedua nanti demi target juara nasional dan juara tim bagi Honda Racing Indonesia di akhir musim,” ujar Alvin kepada media, Senin (8/4). (Asd)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-NOOR RIZKA Polisi menyita senjata tajam dari tangan residivis YK.
Kejar Mahasiswa Bawa Kampak, Residivis Dimassa

YOGYA (MERAPI)- Seorang residivis, YK (28) warga Magelang dihajar massa di kawasan Titik Nol Yogya setelah mengejar tiga orang mahasiswa,

Close