LIGA 1 U-16 – Pelatih PSS U-16 Punya PR Besar

SLEMAN (MERAPI) – Sepuluh hari jelang bergulirnya Liga 1 U-16, pelatih PSS U-16, Edi Broto punya pekerjaan rumah (PR) besar untuk timnya. Pasalnya, 25 pemain yang bergabung belum menunjukkan kemampuan maksimal. Fisik disebut sebagai kendala utama belum maksimalnya kemampuan individu pemain.
Edi Broto berjanji akan menyelesaikan persoalan ini agar PSS U-16 bisa maksimal di liga. “Kemarin memang masih terlihat kelelahan, faktor fisik. Kami akan terus perbaiki persoalan ini agar anak-anak bisa makin berkembang,” janjinya.

PSS U-16 sendiri akan menghadapi PSIS Semarang di laga perdana Liga 1 U-16. Edi Broto mengaku tak mau terjebak dengan fokus melihat kelemahan atau kekuatan lawan. Baginya yang lebih penting saat ini adalah memperbaiki kualitas timnya sendiri.
Terlebih lagi faktor fisik ini menghambat kolektivitas permainan tim untuk bermain seperti yang ia harapkan. “Akan kami perbaiki di akselerasi waktu latihan. Memang saat latihan kemarin game belum maksimal, kami kejar waktu,” sambung Edi.

Terkait pencoretan pemain, Edi belum akan melakukannya. Saat ini tim masih dihuni 25 pemain hasil seleksi tertutup. Ia belum mau membeberkan kapan akan kembali memangkas tim menjadi 23 pemain. Belum maksimalnya pemain jadi salah satu alasan karena sebelum pencoretan ia mau melihat para penggawanya memperlihatkan kemampuan terbaiknya.
“Belum ada pencoretan latihan kemarin. Masih belum. Kami masih mau lihat bagaimana perkembangan mereka,” jelas Edi.

Adapun 25 pemain PSS U-16 adalah hasil seleksi tertutup yang dilakukan tim pelatih dan manajemen selama tiga hari. Seleksi hari pertama diikuti sekitar 105 pemain yang langsung dipangkas menjadi 45 pemain di hari kedua. Di hari ketiga tim pelatih mencoret 20 pemain yang sisanya menjalani latihan di bawah pelatih kepala Edi Broto hingga kemarin. Rencananya manajemen dan tim pelatih akan mengerucutkan tim menjadi 23 pemain lalu mereka yang lolos akan didaftarkan ke PSSI. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ACIIDS 2019 Ajang Publikasi Karya Ilmiah Peneliti

SLEMAN (MERAPI) - Para akademisi dari 28 negara di Eropa dan Asia mengikuti konferensi sistem informasi dan basis data yang

Close