Nipu Teman untuk Biayai Selingkuhan

TEMPEL (MERAPI)- Gara-gara kedanan wanita lain, Ed (45) warga Trimulyo, Sleman menelantarkan anak-istrinya. Dia bahkan nekat menipu teman barunya demi membiayai selingkuhannya itu. Korban melapor polisi kemudian pelaku berhasil dibekuk.
Menurut keterangan, korban diketahui menggadaikan Motor Honda Vario AB 2830 ZE sebesar Rp 3,5 juta. Kini pelaku harus meringkuk di sel tahanan Polsek Tempel, Sleman.
Kapolsek Tempel Kompol Solichul Anshor kepada wartawan, Senin (8/4) mengatakan, peristiwa itu bermula saat korban Bintoro (51) warga Molodono, Lumbungrejo, Tempel, Sleman bertemu dengan pelaku di sebuah rumah makan di Tempel beberapa waktu lalu.

Saat itu, korban minta tolong pada pelaku untuk menjualkan sepeda motor Honda Vario miliknya. Tanpa curiga, korban menyerahkan kunci motor ke pelaku. Untuk menyakinkan korban, pelaku meninggalkan motor Honda Star miliknya pada korban sebagai jaminan.
Setelah beberapa hari, korban berusaha menghubungi bahkan mencari rumah tersangka untuk menanyakan motor, namun tidak ketemu. Bahkan lama-lama, pelaku tak bisa dihubungi. Sadar menjadi korban penipuan, dia langsung melapor ke Polsek Tempel.

Setelah mendapat laporan korban, petugas reskrim langsung melakukan penyelidikan. Butuh waktu beberapa hari bagi polisi untuk mengendus pelaku. Hingga akhirnya akhir pekan lalu, petugas mulai mengetahui keberadaan pelaku. Dia akhirnya berhasil disergap di daerah Kokap Trimulyo Sleman, tanpa barang bukti.
“Saat ditangkap, pelaku langsung mengakui perbuatannya. Motor korban ternyata sudah digadai di daerah Candi Ngaglik Sleman sebesar Rp 3,5 juta,” beber Kapolsek.
Panit Reskrim Polsek Tempel Aiptu Kukuh menambahkan, uang hasil kejahatan digunakan pelaku untuk biaya hidup sehari-hari, termasuk membiayai selingkuhannya. Sebelumnya pelaku sudah pernah bermasalah dengan pihak berwajib, tapi belum sampai menjalani masa hukuman

“Korban dan tersangka memang sudah saling kenal. Tersangka ini punya wanita lain (Selingkuhan). Dia sendiri tidak pernah pulang ke anak istrinya,” katanya.
Kukuh menambahkan, petugas berhasil mengamankan barang bukti motor Honda Vario milik korban dan Honda Star milik pelaku. Kasus tersebut akan diproses sesuai prosedur hukum yang ada.
“Pelaku sudah resmi ditahan, dan dijerat dengan 372 dan atau 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan,” tandasnya. (Shn)

Read previous post:
ACARA PUNCAK BBGRM DAN HKG PKK 2019 – Gotong Royong, Kearifan Lokal yang Harus Dilestarikan

DEPOK (MERAPI) - Kesadaran masyarakat untuk bergotong royong harus selalu ditingkatkan. Selain mengandung nilai-nilai luhur, budaya gotong royong juga telah

Close