Geng Pelajar Ditangkap Gara-gara Pedang Jatuh di Jalan Raya

YOGYA (MERAPI)- Gara-gara kepergok membawa sejumlah senjata tajam, 6 anggota gerombolan geng pelajar diamankan anggota Sat Sabhara Polresta Yogya di wilayah Wirobrajan, Minggu (31/3) subuh. Kuat dugaan, senjata-senjata tajam itu hendak digunakan untuk melakukan aksi kekerasan.
Hingga kemarin, kasus itu masih dalam pendalaman petugas.
Keenam pelajar itu kemudian dibawa ke Polresta Yogya untuk proses lebih lanjut. Mereka yakni Ta (17) pelajar warga Nglemplak Sleman, Dn (15) warga Gedongtengen, Yogya, Rk (15) dan Ad (16) warga Gondomanan, Yogya, Ad (16) warga Minggir, Sleman dan Fs (16) warga Danurejan, Yogya.

Kasubaghumas Polresta Yogya Iptu Sartono kepada wartawan kemarin mengatakan, awalnya sekitar pukul 03.45, anggota Sabhara Polresta Yogya melaksakan patroli di Wirobrajan untuk menekan angka kejahatan jalanan. Sebab, Sabtu malam atau Minggu dinihari adalah waktu rawan terjadinya kejahatan jalanan.
Sesampainya di simpang empat Wirobrajan, petugas mendapati gerombolan pelajar yang gerak-geriknya mencurigakan.
Petugas lantas membuntuti gerombolan pelajar itu. Polisi menduga, mereka akan melakukan aksi kekerasan jalanan. Saat itulah tiba-tiba salah satu anggota rombongan, yakni Fs (16) warga Danurejan Yogya, menjatuhkan parang di jalanan tanpa sengaja. Hal ini membuat polisi yakin jika mereka adalah pelaku kejahatan jalanan. Polisi pun kemudian mendekat. Para pelaku tak sadar jika dibuntuti polisi. Mereka tak sempat kabur. Petugas segera menggeledah barang bawaan para pelaku.

“Seluruhnya langsung kami periksa. Saat itu kami temukan senjata tajam dan batu,” kata Iptu Sartono. Kuat dugaan, para pelaku membawa senjata tajam untuk melakukan aksi kekerasan. “Namun untuk kepastiannya, kami masih memeriksa para pelaku,” tandasnya. (Riz)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
REKAM DATA LANGSUNG CETAK E-KTP-Yogya Tak Terbitkan Surat Keterangan

UMBULHARJO (MERAPI) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta sudah tidak menerbitkan surat keterangan kependudukan setelah warga merekam Kartu

Close