PT PSS Belum Terima Surat Ajakan Uji Coba Bali United

SLEMAN (MERAPI) – Bali United berencana mengajak PSS Sleman beruji coba. Alasan yang dikemukaan pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra, PSS merupakan tim promosi yang butuh uji coba dengan klub matang di Liga 1 seperti Bali United. Namun ajakan itu baru sekadar wacana karena pihak PT Putra Sleman Sembada (PSS) belum menerima surat ajakan resmi.

Yohanes Sugianto, Humas PT PSS, mengatakan jika terealisasi laga itu akan memberi pelajaran bagi Laskar Sembada yang berstatus tim promosi musim ini. “Memang belum ada surat resmi dari Bali United. Kalau ada nanti kami kabari. Tidak hanya dengan mereka (Bali United) kami siap lawan siapa saja. Soal Bali sendiri mereka tim kuat dan tentu bisa memberikan manfaat untuk PSS,” kata Yohanes Sugianto, Kamis (28/3).

PSS sendiri baru akan melakukan uji coba dengan tim selevel bulan April mendatang. Belum jelas tim satu level mana yang akan mereka ajak beruji coba. PT sendiri sudah tahu rancangan uji coba yang diinginkan pelatih kepala Seto Nurdiyantoro sebanyak tiga kali tanding dari media. Sejauh ini tim yang tengah digembleng fisik ini baru menjalani uji coba dengan tim lokal. Pihak Bali United sendiri membenarkan bahwa mereka belum mengirim surat resmi ke PSS. Stefano menjelaskan rencana tersebut baru sebatas wacana semata.

“Rencananya memang PSS target uji coba karena mereka kan tim promosi yang butuh pertandingan juga. Tapi baru sekadar rencana, kami akan sampaikan ini ke manajemen. Kalau tidak ada yang mau, pun PSS, kami akan uji coba ke luar negeri saja,” kata Stefano.

Terbaru PSS akan beruji coba dengan tim seleksi DIY-Jateng di Stadion Maguwoharjo Sabtu (30/3) mendatang. Jika Batata dan Yevhen lolos tes medis, besar kemungkinan Seto akan mencoba kedua pemain asing tersebut dalam uji coba. Namun hingga kemarin hasil tes keduanya masih gelap. Seto sendiri belum tahu apakah mereka bisa langusng bergabung atau tidak. Kalau lolos, tanda tangan kontrak sendiri akan dilakukan usai CEO PT PSS, Soekeno, kembali dari Jepang Sabtu (30/3) mendatang. “Belum tahu hasilnya, kami masih menunggu,” kata Seto ketika ditanya soal hasil kedua pemain, Kamis (28/3).

Batata yang mendapat preseden buruk usai disanksi di Liga India akhirnya buka suara sebelum Soekeno kembali dari Jepang. Gelandang bertahan berusia 26 tahun itu membantah bahwa dirinya tak punya jam terbang banyak di Liga India. Bantahan itu diunggah ke instagram pribadinya lewat surat keterangan dari klub lamanya Gokulam. Surat ini sebagai bantahan juga bahwa dirinya tak layak memperkuat PSS yang tengah disorot lantaran lolos ke Liga 1 sebagai jawara Liga 2 musim lalu.

“Gokulam Kerala FC menyatakan, pesepakbola profesional asal Brasil, Guilherme Felipe De Castro, memegang paspor Brasil yang valid nomor FW174823, telah memainkan 80% pertandingan di Hero I League 2018-2019 untuk tim,” tulis surat yang diunggahnya tersebut.

Jika jadi dikontrak, Batata dan Yevhen akan melengkapi slot pemain asing di tubuh PSS. Saat ini sudah ada Alfonso de La Cruz dan Brian Fereira yang sudah mendapat kontrak. Brian sendiri rencananya akan didaftarkan sebagai pemain Asia karena berpaspor Irak. Namun publik belum melihat bagaimana permainan keduanya saat bertanding dengan tim satu level. “Saya sih maunya bisa cepat ketahuan hasil tes medisnya. Setelah itu baru mendaftarkan pemain yang mungkin Brian akan didaftarkan sebagai pemain Asia,” sambung Seto. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Mbak Tutut: Pemilu untuk Memilih Pemimpin Bukan Mencari Musuh

JOMBANG (MERAPI) - Tokoh wanita kharismatik, Siti Hardiyanti Rukmana, biasa dipanggil Mbak Tutut, mengatakan pemilihan umum (Pemilu) untuk mencari pemimpin

Close