TEROR DIDUGA BERMOTIF DENDAM PRIBADI-Marah Disebut Banci Hingga Terkait Bisnis Tanah

GAMPING (MERAPI)- Dua teror yang menimpa keluarga Rizal Kurniawan diduga dilakukan orang yang sama. Bahkan, pelaku diduga kenal dengan ayah Rizal, Sunaryadi. Sementara motifnya, masih belum jelas, meski sejumlah isu bersliweran. Polisi menduga motif teror karena dendam pribadi.
Sunaryadi yang ditemui di rumahnya Mejing Lor, Ambarketawang, Gamping, Sleman pada Rabu (27/3) meyakini, pelaku mengincar dirinya. “Jelas ini yang menjadi sasaran saya. Sebab usai kejadian pembakaran motor itu, saya updete di status WhatsApp dan mengatai pelaku banci,” katanya. Kuat dugaan, pelaku mengetahui hal itu dan marah hingga merancang teror susulan.

Namun, dia tak mau menduga-duga siapa pelakunya. Sebab, dia merasa tak punya musuh. “Semuanya sudah saya serahkan ke polisi untuk menyelidiki kasus ini,” jelasnya.
Sementara itu salah seorang tetangga korban yang enggan disebut namanya mengaku tidak mengetahui secara pasti permasalahan korban. Namun menurutnya, dahulu korban pernah terlibat dalam bisnis jual beli tanah. Diduga masalah jual beli tanah itu yang memicu dendam hingga terjadi teror.
“Dulu dia (korban) makelar tanah, banyak temannya yang datang ke rumahnya, tapi sekarang tidak lagi (jadi makelar). Tapi untuk masalah apa secara pastinya, saya tidak mengetahui,” katanya.

Secara terpisah, Kapolres Sleman AKBP Rizki Ferdiansah mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus teror itu, termasuk motifnya. Ia telah memperintahkan anggotanya untuk segera menangkap pelaku agar teror tidak berkembang semakin luas.
“Masih didalami aksi teror itu. Tapi saya pastikan motif ini tidak seperti yang ada di Jawa Tengah (pembakaran mobil di Semarang dan Kendal). Ini mungkin ada unsur dendam pribadi, karena yang bersangkutan tidak ada hubungannya dengan kegiatan politik,” jelas AKBP Rizki.
AKBP Rizki menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara dan berdasarkan rekaman kamera CCTV, pelaku berdua menggunakan sepeda motor.
“Dua hari ini anggota tidak tidur karena saya minta untuk segera ungkap kasus ini, agar tidak meluas. Hasil sementara kita akan cari tahu motifnya,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi teror kembali menimpa keluarga Rizal Kurniawan (25) di Mejing Lor, Ambarketawang, Gamping, Sleman. Setelah sebelumnya sepeda motor Honda Supra X 125 milik korban dibakar pada Minggu (24/3) malam lalu, kini rumah orangtuanya, Sunaryadi (42) dilempar menggunakan konblok, Rabu (27/3). Diduga, dua jenis teror itu dilakukan orang yang sama. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Kemenpar Ajak Stakeholder Bondowoso Samakan Persepsi untuk Pariwisata

BONDOWOSO (MERAPI)– Kementerian Pariwisata mengajak seluruh stakeholder di Bondowoso, Jawa Timur, untuk peduli terhadap pariwisata. Ajakan itu disampaikan saat pembukaan

Close