JELANG KAMPANYE TERBUKA-Makin Rawan Bentrok, Polisi Siaga Penuh

MERAPI-SAMENTO SIHONO Irjen Pol Ahmad Dofiri saat pasukan yang diterhunkan mengamankan kampanye terbuka.
MERAPI-SAMENTO SIHONO Irjen Pol Ahmad Dofiri saat pasukan yang diterhunkan mengamankan kampanye terbuka.

DEPOK (MERAPI)– Apel gelar pasukan menjelang kampanye terbuka Pemilu 2019 yang dimulai 24 Maret digelar di lapangan parkir Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (22/3). Sekitar 2.500 personil diturunkan untuk mengikuti apel siaga. Polisi menyebut potensi bentrok dan gesekan dalam kampanye terbuka lebih besar, karena kampanye melibatkan massa yang banyak.
“Kampanye terbatas saja sudah terjadi gesekan, apalagi kampanye terbuka dengan massa yang lebih banyak. Hal ini yang menjadi fokus pengamanan. Baik saat kampanye Capres, Cawapres dan Caleg,” ujar Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri yang memimpin apel tersebut.
Seperti diketahui, saat kampanye terbatas lalu, terjadi beberapa bentrok antarpendukung capres maupun parpol.

Bentrok dipicu banyak hal, misalnya penghadangan atau penyerangan saat konvoi simpatisan parpol. Untuk itu, Dofiri mengatakan polisi bakal memetakan jalur atau titik yang dianggap rawan saat proses kampanye. Jalur-jalur yang akan dilalui konvoi simpatisan parpol saat kampanye terbuka berlangsung akan diantisipasi.
“Itu yang menjadi fokus pengamannan. Termasuk penindakan pelanggaran lalulintas seperti kenalpot blombongan yang akan kita tindak sesuai dengan kesepakatan bersama pimpinan partai,” katanya.
Lebih lanjut Dofiri mengatakan, personel TNI/Polri sudah siap mengamankan kampanye terbuka dalam Pemilu 2019. Pegamanan juga dibantu komponen lain di masyarakat.

“Apel ini untuk mengecek kesiapan personel dari berbagai unsur ini,” beber Irjen Pol Ahmad Dofiri.
Ditambahkan Dofiri, pasukan gabungan terdiri dari Polda DIY, Polresta dan Polres jajaran serta melibatkan personil TNI AD dan TNI AU. Dengan siapnya aparat mengamankan kampanye, dia pun berharap kampanye terbuka dan proses pemungutan suara berjalan lancar.
“Pasti kami sudah siap untuk pengamanan di setiap tahapan (Pemilu). Harapannya harus aman dan lancar, juga kondusif,” tegasnya.
Danrem 072 Pamungkas Yogyakarta Brigjen TNI Muhammad Zamroni menambahkan, sebanyak 2000 personil TNI disiagakan untuk backup tugas kepolisian. Pihaknya mengajak masyarakat untuk membantu tugas aparat keamanan.
“Ini hajat kita bersama, kita buat pemilu yang aman damai dan menyejukan. Untuk penempatan kita di bawah kendali kepolisian,” pungkasnya. (Shn/Riz)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Gagal Tawuran, Pelajar Dibina Fisik, Mental dan Rohani

TEGALREJO (MERAPI) -Tawuran antar pelajar pelajar SMA digagalkan petugas Polsek Tegalrejo Yogya, Kamis (21/3). Dari penggeledahan, tidak ditemukan sajam, miras

Close