JELANG BABAK 8 BESAR PIALA PRESIDEN 2019 – Kalteng Putra Persiapan di Yogya

SLEMAN (MERAPI) – Kalteng Putra menggelar persiapan babak 8 besar Piala Presiden di Sleman. Persiapan dilakukan sejak Rabu (20/3) di Lapangan UNY dan pusat kebugaran di kompleks GOR UNY. Seluruh pemain hadir termasuk striker Patrich Wanggai.

Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliviera mengatakan sengaja memilih Sleman karena lebih kondusif dibanding kota lainnya. Ditemui di Hotel UNY, Rabu (20/3), pelatih asal Brasil itu tak sungkan membeberkan program latihannya.

“Dua hari pertama kami fokus pada pemulihan fisik dan psikis pemain. Setelah latihan pagi kami arahkan ke gym yang kebetulan dekat juga dengan lapangan kami latihan. Kalau soal psikis membenahi mental. Saya minta pemain melupakan hasil bagus di penyisihan lalu. Berikutnya, kami menghadapi babak baru melawan tim kuat Persija,” katanya.

Gomes menyebut mental jadi kunci timnya menghadapi Persija di babak 8 besar yang rencananya digelar di Stadion Patriot Bekasi 28 Maret 2019 nanti. Euforia ke babak 8 besar baginya bakal jadi masalah jika tak segera dilupakan. “Lupakan kemenangan di penyisihan itu penting. Jangan terlena dengan pujian. Selain itu kami punya banyak pemain pengalaman, juga ada beberapa sisa skuad lama yang belum pernah merasakan kerasnya atmosfer Liga 1. Pemain yang belum pengalaman inilah harus mendapat suntikan moral agar mental mereka siap saat saya mainkan,” sambung Gomes.

Kalteng Putra memang mengejutkan di babak penyisihan Piala Presiden. Mereka lolos ke 8 besar berstatus sebagai tim baru di Liga 1. Wajar bila euforia pemain meninggi karena dibandingkan dengan tim promosi lainnya, PSS Sleman dan Semen Padang, Kalteng jauh lebih baik dengan mencapai 8 besar.
Mereka juga sukses mengunci juara grup setelah menundukkan PSM Makassar 1-0 dan Persipura Jayapura 3-1 serta kalah 0-1 dari PSIS Semarang. Sebagai tim promosi, klub berjulukan Enggang Borneo itu tak diunggulkan lawan Persija. Kendati begitu, Gomes de Oliviera malah merasa diuntungkan.

“Bagus malah, lebih enak karena para pemain tak punya beban berat di lapangan. Status itu pula kami alami di penyisihan kemarin. Ketika dapat kabar kami akan bertemu Persija, pemain sangat antusias. Mereka ingin memberikan perlawanan maksimal untuk mengalahkan Persija. Meski, saya tahu perjuangan kami sangat berat, tak ada yang mustahil di pertandingan nanti,” tandasnya. (Des)

Read previous post:
Agama Masih Jadi Pertimbangan Pilih Pemimpin

GONDOKUSUMAN (MERAPI) - Agama masih menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam memilih pemimpin. Sebagian besar umat muslim tidak bersedia jika

Close