Sembunyikan Gadis SMP, Diringkus Polisi

ilustrasi cermin
ilustrasi

PURWOREJO (MERAPI) – Tindakan pria berinisial Bas (39) warga Purwomartani, Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman menyembunyikan S (13) gadis SMP warga Kecamatan Ngombol Purworejo selama sebulan, berujung persoalan hukum. Satreskrim Polres Purworejo meringkus Bas dan menjadikannya tersangka pidana perlindungan anak.

Aksi tidak terpuji Bas berawal pertemuannya dengan korban lewat aplikasi pencarian jodoh Kepo. Bas terus melancarkan rayuan terhadap S hingga gadis bau kencur itu tertarik. “Lalu tersangka mengajak korban bertemu, caranya menjemputnya sepulang sekolah di salah satu SMP negeri di Purworejo pada 9 Februari 2019,” tutur Kapolres Purworejo AKBP Indra K Mangunsong SH SIK MM, menjawab pertanyaan Merapi, Kamis (14/3).

Pelaku membawa koban ke rumahnya di Sleman. Selama di Yogyakarta, pelaku kembali merayu korban hingga berhasil melakukan persetubuhan.

Pelaku berjanji akan menikahi korban. “Janji itu direalisasikan, Bas menikahi korban secara siri dengan saksi keluarga pelaku. Pernikahan dilakukan tanggal 11 Februari 2019,” terangnya.

Keluarga S kalang kabut dengan menghilangnya gadis tersebut. Mereka melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Purworejo. Polisi melakukan penyelidikan dan mendeteksi keberadaan pelaku dan korban. “Kami lakukan penangkapan pada 4 Maret 2019, di rumah pelaku. Keduanya diamankan dan dibawa ke Mapolres Purworejo,” katanya.

Kepada polisi, Bas mengakui semua perbuatannya. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 81 UURI nomor 17 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI No 23 tahun 2002 ttg perlindungan anak. Bas terancam penjara paling lama 15 tahun. (Jas)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Murah Hati

Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan kita untuk bermurah hati kepada siapapun. Orang yang murah hati akan disukai masyarakat dan dicintai Allah,

Close