POHON BERTUMBANGAN, TIANG LISTRIK ROBOH-Lesus 10 Menit Lukai Belasan Warga

MERAPI-SAMENTO SIHONO Petugas kepolisian dan BPBD saat melakukan evakuasi pohon tumbang di wilayah Pakem.
MERAPI-SAMENTO SIHONO Petugas kepolisian dan BPBD saat melakukan evakuasi pohon tumbang di wilayah Pakem.

PAKEM(MERAPI)- Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sleman mengakibatkan puluhan pohon tumbang, Rabu (13/3) siang. Selain pohon tumbang, beberapa tiang listrik juga roboh. Belasan warga dilaporkan terluka akibat kejadian ini.
Menurut keterangan, wilayah paling parah terdampak angin kencang adalah kecamatan Pakem, Ngemplak dan Turi. Angin juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Depok.
“Tujuh orang terluka setelah tertimpa bangunan joglo yang sedang dibangun akibat tertimpa pohon di Pulowatu, Pakem. Sedangkan satu orang tertimpa pohon di Dusun Kledokan, Ngemplak” ujar Heru Asmara Anggota TRC BPBD Sleman kepada wartawan semalam.

Salah seorang warga Pulowatu, Pakem, Sleman bernama Nani (40) mengatakan, peristiwa angin kencang tersebut berlangsung sekitar 10 menit. Lesus diawali dengan awan pekat hitam kemudian hujan deras. Kuatnya angin disertai hujan langsung memporak-porandakan pohon yang berada di sekitar Jalan Palagan Tentara Pelajar.
“Kejadianya berlangsung sangat cepat. Awalnya hujan deras, kemudian disertai angin dan merobohkan pohon dan tiang listrik,” kata Nani.
Kepala BPBD Kabupaten Sleman, Joko Supriyanto saat dikonfirmasi mengatakan, dampak hujan deras dan angin kencang paling parah di Kecamatan Turi, Ngemplak dan Pakem. Sejumlah pohon tumbang dan menutup jalan.

“Jalan banyak yang tertutup pohon. Petugas masih melakukan evakuasi di lapangan,” katanya.
Hingga semalam, petugas masih terjun ke lapangan untuk melakukan pendataan. Belum diketahui berapa jumlah pohon tumbang dan kerusakan akibat peristiwa ini. “Belum tahu jumlahnya. Kerusakan baru didata,” beber Joko Suprianto.
Kapolsek Pakem Kompol Haryanta mengatakan, Kecamatan Pakem merupakan wilayah paling parah terkena angin lesus. Di Jalan Palagan Tentara Pelajar setidaknya ada puluhan pohon tumbang, dan beberapa tiang listrik roboh.
“Jalan Palagan sempat ditutup karena tidak bisa dilalui. Untuk total korban belum bisa memastikan karena masih dilakukan pendataan,” beber Kompol Haryanta.
Kapolsek Ngemplak Kompol Sugiarto mengatakan, di wilayah Ngemplak sebuah pohon munggur dengan diameter 1 meter roboh di Jalan Kaliurang tepatnya Dusun Kledokan. Robohnya pohon menimpa kabel jaringan listrik dan motor.

“Satu orang mengalami cidera kaki setelah tertimpa pohon munggur dan dilarikan ke rumah sakit Panti Nugroho. Akibat robohnya pohon itu Jalan Kaliurang sempat ditutup selama proses evakuasi,” pungkasnya.
Salah satu korban, Ahmad Mustain (45) warga Sendangrejo Kecamatan Minggir harus menjalani rawat inap di RS Panti Nugroho karena tertimpa bangunan joglo.
“Saat kejadian korban sedang berteduh di joglo. Kebetulan joglonya baru proses pembangunan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan.

Sedangkan Asih Harto Sihono (65) warga Gunungsari Candibinangun Pakem dirujuk ke RSUD Sleman karena tertimpa bangunan joglo. Siti Walidah (63) warga Purwobinangun Pakem juga dirujuk ke RS Puri Husada karena tertimpa pohon kelapa. Selebihnya yang mengalami luka ringan dan sedang sudah diperbolehkan pulang.
Aparat Kepolisian, TNI dan BPBD yang berada di lapangan bekerja keras melakukan evakuasi pohon tumbang. Sehingga pada sore hari jalan yang sempat tertutup akibat pohon tumbang bisa kembali berjalan normal.
Dari data dihimpuan, kerugian akibat kejadian itu dua unit sepeda motor dan satu mobil tertimpa pohon, jaringan listrik padam dan beberapa rumah rusak tertimpa pohon.(Shn/Awh)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-ISTIMEWA Bus Antar Jaya terbakar hebat usai terlibat kecelakaan
Tabrak Motor di Jalan Wates, Bus Dibakar Massa

GAMPING (MERAPI)- Bus Antar Jaya AD-1644-CF yang dikemudian Joko Sundarto warga Karanganyar dibakar massa di Jalan Wates, Balecatur, Gamping, Sleman,

Close