DEMO DI KANTOR DPRD BANTUL- Eks Pekerja PT Kharisma Eksport Tuntut Hak


Puluhan eks pekerja PT Kharisma Eksport saat demo di halaman DPRD Bantu. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Puluhan eks pekerja PT Kharisma Eksport saat demo di halaman DPRD Bantu. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Puluhan eks pekerja atau karyawan PT Kharisma Eksport di Jalan Parangtritis Sewon Bantul menggelar demo di halaman Kantor DPRD Bantul, Rabu (13/3). Kedatangan eks pekerja untuk mengadukan nasib mereka yang hingga saat ini belum diberikan hak-haknya.

Aksi tersebut dilakukan dengan membentangkan spanduk berisi tuntutan terhadap perusahaan sampai permintaan wakil rakyat untuk membantu memperjuangkan mereka. “Kami sengaja datang untuk mengadukan nasib para buruh atas tindakan PHK yang dilakukan PT Kharisma Eksport. Bahkan janji untuk membayar hak-hak kepada buruh belum direalisasikan,” ujar kuasa hukum Alouvie RM SH, Santo Kusuma Aji SH, Enpendi Nonohitoe SH dan Sugeng Pangestowo SH kepada wartawan di sela-sela aksi.

Disebutkan, awalnya hanya ada 10 orang yang mengajukan tuntutan dan menguasakan Kantor Advokat Alouvie RM & Partners. Tetapi dipastikan jumlah tersebut akan terus bertambah karena karyawan yang terkena PHK jumlahnya mencapai ratusan.

“Saat ini ada sekitar 30 sampai 40 orang eks pekerja datang ke dewan untuk menyampaikan keluh kesah atas tidak adanya kepastian bayar PT Kharisma Eksport terhadap hak-hak buruh. Bila hak-hak buruh tak diberikan maka akan ditempuh upaya hukum dengan melakukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial,” tegas Alouvie.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Drs Sulistiyanto MPd yang hadir menemui para eks pekerja PT Kharisma Eksport siap mendampingi sampai hak-haknya diberikan. “Kami siap untuk membantu para buruh memperjuangkan hak-haknya sepanjang masih dalam koridor aturan perundangan-undangan,” ucapnya.

Sementara Ketua Komisi D DPRD Bantul, Paidi SIP akan menampung aspirasi para eks pekerja PT Kharisma Eksport. Diharapkan secepatnya hak-hak yang belum dibayar segera diberikan pihak perusahaan kepada 10 eks pekerja. Sehingga bagi eks pekerja lain yang ingin memperjuangkan hak-haknya diharapkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu di Kantor Disnakertrans Bantul.

“Bila eks pekerja yang lain ingin ikut memperjuangkan hak mereka maka kami sarankan melalui Disnakertrans. Karena Disnakertrans yang berwenang untuk menangani masalah ini,” tegas Padi.(C-5)


Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO Tersangka TD saat digelandang ke Mapolsek Sleman
MOTOR DAN HP DIBAWA KABUR RESIDIVIS-Dimabuk Cinta, Gadis Lugu Ditipu Pacar

SLEMAN (MERAPI)- Gara-gara dimabuk cinta, Riz (21) warga Sanggrahan, Caturharjo, Sleman gelap mata. Dia tak sadar jika pacarnya, TD (19)

Close