Mabes TNI AD Tinjau Pelaksanaan TMMD Reguler Ke 104 di Celep

Mabes TNI AD melakukan peninjauan langsung pelaksanaan TMMD Reguler ke 104 di Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)
Mabes TNI AD melakukan peninjauan langsung pelaksanaan TMMD Reguler ke 104 di Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO (MERAPI) – Mabes TNI AD melakukan peninjauan langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 104 di Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo. Sasaran yang tuju seperti pembangunan fisik dan non fisik serta membaur dengan masyarakat setempat. Keberadaan TMMD sangat tepat dan terus akan digelar untuk pemerataan pembangunan di desa.

Asisten Pengamanan (Aspam) Kasad TNI AD sekaligus Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi TMMD Reguler ke 104 Mayjen TNI M Nur Rahmad, Selasa (12/3) mengatakan, sengaja datang untuk meninjau langsung pelaksanaan TMMD Reguler ke 104 di Celep, Nguter, Sukoharjo sebagai bagian dari pengawasan sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program. Apakah sudah berjalan baik sesuai dengan perencanaan atau justru ada kendala. Selain itu juga sebagai bagian untuk mendapatkan bahan masukan dari pemerintah daerah dan warga masyarakat terkait keberadaan TMMD.

Selama ini keberadaan TMMD memiliki sangat banyak manfaat positif baik untuk warga masyarakat maupun pemerintah daerah. Sebab sasaran pelaksanaan TMMD mengambil tempat di desa yang memang sangat membutuhkan pengembangan dengan berbagai program pembangunan.

Pada pelaksanaan TMMD Reguler ke 104 kali ini mendapat anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Sumber dana berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Sukoharjo. Besarnya anggaran tersebut digunakan untuk menjalankan program pembangunan fisik dan non fisik.

Kodim 0726 Sukoharjo menjalankan TMMD Reguler ke 104 dengan program pembangunan seperti pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 729 meter dan lebar 2,5 meter. Jalan tersebut menghubungkan Dukuh Celep dan Dukuh Sumber Agung, Desa Celep, Kecamatan Nguter. Pembangunan lainnya berupa talud jalan di Dukuh Celep dan Dukuh Sambirejo sepanjang 283 meter, talud jalan Dukuh Celep dan Dukuh Sumber Agung sepanjang 101 meter, talud jalan Dukuh Celep dan Dukuh Sambirejo sepanjang 183 meter.

Proyek fisik lainnya seperti pengerjaan makadam jalan Dukuh Celep dan Dukuh Sumber Agung sepanjang 193 meter, pembuatan tempat mandi cuci kakus (MCK) sebanyak 12 unit, rehab Poskamling sebanyak dua unit, perbaikan masjid sebanyak dua unit dan pembangunan balai pertemuan Dukuh Celep satu unit.

“Pelaksanaan TMMD Reguler ke 104 ini sudah sangat bagus sesuai dengan perencanaan. Sudah kami tinjau langsung bersama Muspida Sukoharjo bersama warga masyarakat di Celep, Nguter. Hasil pembangunan ini sangat besar menfaatnya dan bisa dinikmati warga masyarakat,” ujarnya.

Mabes TNI AD dalam peninjauan langsung ke daerah untuk melihat pelaksanaan TMMD masih membutuhkan masukan dari berbagai pihak tidak terkecuali warga masyarakat. Sebab besarnya manfaat yang dirasakan oleh warga masyarakat terhadap hasil pembangunan.

“Berbagai fasilitas sudah berhasil dibangun dalam program TMMD di daerah dan sudah dinikmati masyarakat. Desa juga semakin maju dan berkembang,” lanjutnya.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa mengatakan, pelaksanaan TMMD Reguler ke-104 secara resmi dibuka Selasa (26/2). Namun sebelumnya telah terlebih dahulu dilaksanakan pra TMMD sejak 11 – 25 Februari lalu dan semua kegiatan dipusatkan di Desa Celep, Kecamatan Nguter.

Berbagai program yang disiapkan dalam TMMD Reguler ke-14 diantaranya yakni pembangunan talud jalan antar Dukuh Celep dan Dukuh Sambirejo sepanjang 283 Meter. Talud tersebut diharapkan bisa memperkuat keberadaan jalan sebagai akses warga antar dukuh.

Program fisik lainnya yang dilakukan jajaran Kodim 0726 Sukoharjo pada pelaksanaan TMMD Reguler ke-104 yakni pembangunan jalan antar dukuh. Jalan tersebut sebelumnya hanya berupa tapak yang kemudian diperlebar menjadi jalan makadam. Untuk memperkuat jalan tersebut juga dilakukan pengecoran beton dengan lebar 5 meter.

Pembangunan juga dilaksanakan dengan membuat talud jalan di Dukuh Sambirejo – Dukuh Sumber Agung. Sedangkan untuk jalan tidak hanya dilakukan dengan sistem pengecoran beton saja namun juga pengaspalan.

Khusus untuk jalan keberadaanya sangat penting sebagai sarana bagi masyarakat yang selama ini masih mengalami kesulitan. Setelah dibangun diharapkan masyarakat akan menjadi lebih mudah dan mempercepat laju perekonomian.

“Percepatan perekonimian karena jalan yang tadinya sulit dilalui masyarakat mengingat sebagian besar dari mereka merupakan petani. Maka setelah dilaksanakan TMMD Reguler ke-104 kondisi jalan menjadi lebih baik dan mempercepat kases masyarakat khususnya petani dalam menjual hasil pertaniannya usai panen ke kota,” ujarnya. (Mam)

Read previous post:
Pustakawan Ahli Utama Sleman Dilantik

SLEMAN (MERAPI) - Pustakawan senior Sleman, Sukeri, dilantik sebagai Pustakawan Ahli Utama. Pelantikan dilakukan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK)

Close