MOTOR DAN HP DIBAWA KABUR RESIDIVIS-Dimabuk Cinta, Gadis Lugu Ditipu Pacar

MERAPI-SAMENTO SIHONO Tersangka TD saat digelandang ke Mapolsek Sleman
MERAPI-SAMENTO SIHONO Tersangka TD saat digelandang ke Mapolsek Sleman

SLEMAN (MERAPI)- Gara-gara dimabuk cinta, Riz (21) warga Sanggrahan, Caturharjo, Sleman gelap mata. Dia tak sadar jika pacarnya, TD (19) warga Nyamplung, Margokaton, Seyegan, Slema ternyata seorang pencuri. Pelaku menggasak motor dan HP korban dengan berbagai alasan. Untungnya, orangtua korban bereaksi melaporkan pelaku ke polisi.
Pelaku pun berhasil dibekuk dan sudah ditahan di Mapolsek Sleman, Selasa (12/3). Tersangka diketahui menggelapakan satu unit sepeda motor Honda Vario Nopol AB 2152 AQ serta membawa kabur handphone korban. Uang hasil menipu korban digunakan untuk bayar utang hingga membeli minuman keras.
“Motor sudah dijual Rp 2,5 juta, namun dalam kondisi tanpa surat-surat. Kalau BPKB sudah ada, pembeli akan melunasi pembayaran Rp 9 juta. Sedangkan handphone ditukar tambah dan digunakan tersangka sendiri,” ujar Kapolsek Sleman Kompol Sudarno kepada wartawan kemarin.

Kompol Sudarno menerangkan, penggelapan itu bermula saat tersangka datang ke tempat kerja pelaku di Dusun Kalak Ijo Sleman beberapa waktu lalu. Saat itu tersangka berdalih meminjam motor korban untuk menjemput temannya di Bandara.
Tanpa menaruh curiga, korban menuruti permintaan tersangka untuk meminjamkan sepeda motornya. Tidak hanya itu, tersangka juga meminjam handphone korban, dengan alasan untuk menghubungi temannya.
“Tersangka ini tidak punya handphone, kemudian pinjam punya korban dengan alasan untuk menghubungi temannya ketika berada di bandara,” katanya.
Setelah mendapatkan barang yang diinginkan, tersangka kemudian meninggalkan lokasi kejadian.

Setelah ditunggu hingga malam tersangka tak kunjung kembali, bahkan saat korban mencoba menghubungi handphone sudah tidak aktif.
Mendapatai kejadian itu, malam harinya orangtua korban melaporkan tersangka ke Polsek Sleman guna penyelidikan lebih lanjut. Setelah dua hari kemudian, tersangka justru mendatangi korban ke tempatnya bekerja.
“Saat korban menanyakan keberadaan motornya, tersangka berdalih kalau dititipkan ke tempat saudaranya, dan korban percaya itu,” ujarnya.
Setelah keduanya bertemu, tersangka kemudian mengajak korban untuk pergi ke Kalimantan bekerja di perkebunan sawit. Korban yang terlanjur dimabuk asmara itu lagi-lagi hanya bisa menuruti permintaan pacarnya tersebut.

Keduanya lalu pergi ke penampungan penyalur tenaga kerja di Sleman sebelum pergi ke Kalimantan. “Saat berada di penampungan, ada warga yang melihat korban dan mengenalinya. Saksi kemudian melapor ke orangtua korban. Info itu lantas diteruskan kepada polisi, lalu kita tangkap pelaku akhir pekan lalu,” jelasnya.
Tersangka kemudian digelandang ke Polsek Sleman guna penyelidikan lebih lanjut. Kepada polisi, tersangka mengaku motor pacarnya itu telah dijual di wilayah Segoroyoso Pleret Bantul. Uang hasil menipu digunakan untuk beli minuman keras dan kebutuhan hidup.
“Tersangka ini juga seorang residivis kasus penipuan dan penggelapan di wilayah Kota Yogya, saat itu usianya masih di bawah umur,” Kata Kompol Sudarno.
Sementara itu tersangka TD mengaku berpacaran dengan korban sejak dua tahun lalu. Tersangka nekat menggelapkan sepeda motor pacarnya karena terdesak kebutuhan ekonomi, termasuk untuk membayar utang Rp 3 juta.

“Motor saya jual, uang rencananya untuk bayar utang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Selain tersangka, petugas juga berhasil menyita barang bukti sepeda motor dan uang Rp 200 ribu hasil penjualan motor. Tersangka akan dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Shn)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
RUTIN DIBERI PAKAN FERMENTASI-Domba Gemuk Tanpa Digembala

USAHA penggemukan domba mempunyai prospek cerah. Apalagi setiap menjelang Idul Adha, hewan yang dalam Bahasa Jawa disebut wedhus gembel ini

Close