Besok MRSF di Titik Nol Kilometer, Generasi Milenial Diajak Tertib Berlalu Lintas

Kasatlantas Polresta Yogyakarta Kompol Dwi Prasetyo Nugroho (kiri) memberikan keterangan terkait MRSF. (MERAPI-TRI DARMIYATI)

UMBULHARJO (MERAPI) – Angka kecelakaan lalu lintas selama ini didominasi generasi milenial anak muda. Untuk itu ajakan tertib berlalu lintas kepada generasi muda terus digencarkan.

Kasatlantas Polresta Yogyakarta Kompol Dwi Prasetyo Nugroho mengutarakan, angka kasus kecelakaan lalu lintas di tahun 2018 sekitar 55 persen dari kelompok generasi milenial. Sekitar 60 persen kecelakaan merengut korban meninggal dunia.

“Kelompok milenial mendominasi kecelakaan, sehingga kepolisian mengajak peran para generasi milenial untuk tertib berlalu lintas,” kata Kompol Dwi dalam jumpa pers di Balaikota, Jumat (8/3).

Dia menyampaikan untuk mengajak peran generasi milineal tertib berlalu lintas kepolisian di seluruh Indonesia mengadakan kegiatan Milenial Road Safety Festival (MRSF). Polresta Yogyakarta bersama Polda DIY akan menggelar kegiatan itu pada Minggu (10/3) pagi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Dengan adanya kegiatan itu sejumlah ruas jalan yang mengarah ke kawasan Titik Nol Kilometer akan ditutup. Penutupan di antaranya dari simpang empat Kauman ke timur, simpang empat Ngabean ke timur, simpang tiga PKU ke timur dan utara, simpang tiga KS Tubun ke timur, simpang tiga teteg Malioboro ke selatan, simpang empat Gondomanan ke barat dan simpang empat Ibu Ruswo ke barat.

“Penutupan dan pengalihan arus lalu lintas mulai pukul 05.00 WIB sampai 10.00 WIB,” ujarnya.

Dia mengutarakan diperkirakan ada sekitar 35.000 massa yang akan hadir dalam kegiatan itu. Beberapa kantong-kantong parkir di sekitar lokasi disiapkan. Misalnya untuk kendaraan roda empat di TKP Senopati atau TKP Ngabean.

Kanit Dikyasa Polresta Yogyakarta Iptu Marija menambakan selama ini kepolisian terus melakukan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas. Namun dia menilai generasi muda terkadang ingin menunjukkan jati dirinya ke masyarakat, misalnya mengendarai kendaraan dengan mengebut. “Banyak orangtua juga tidak sadar karena mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor,” imbuh Iptu Marija.

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Wirawan Haryo Yudo mendukung kegiatan itu untuk mendorong kesadaran generas muda tertib berlalu lintas. Mengingat generas milenial adalah penerus bangsa sehingga harus mendapatkan perhatian serius. (Tri)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Tamu Hotel Buang Orok di WC

JETIS (MERAPI) - Orok perempuan ditemukan di water closet (WC) sebuah hotel di Kecamatan Jetis Yogyakarta, Jumat (8/3) siang. Diduga

Close