Tawur Agung di Pura Tunggal Ika, Umat Hindu Berdoa Ketentraman Dunia

Prosesi tawur agung di Pura Tunggal Ika. (Foto: Abdul Alim)
Prosesi tawur agung di Pura Tunggal Ika. (Foto: Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Umat Hindu di Desa Kemuning, Ngargoyoso menggelar upacara Tawur Agung atau Tawur Kesanga di Pura Tunggal Ika, Rabu (6/3). Ini merupakan salah satu perayaan jelang Nyepi yang dimulai Melasti di Telaga Madirda pada Minggu (3/3).

Pada upacara Tawur Agung Kesanga, umat Hindu berjalan mengelilingi pura. Rombongan dipimpin perempuan yang dituakan. Dia menyapu jalan di depannya atau yang akan dilewati menggunakan sapu lidi. Berikutnya disusul orang-orang yang membawa obor dari blarak, air suci, bunga, nasi tawur, kentungan, dan perlengkapan ibadah lain. Mereka memukul kentungan bertalu-talu. Selain itu menyebarkan nasi tawur, air suci, dan lainnya sembari mengitari pura tiga kali. Sedangkan pada upacara Melasti dilaksanakan sebagai wujud permohonan sekaligus rasa syukur kepada Tuhan yang menguasai air atau Sang Hyang Baruna

“Itu mapurwa daksina. Maknanya mengitari dunia, menjaga keharmonisan di setiap sudut, menyelaraskan dengan makhluk tidak kasatmata. Tiga kali berputar dimaknai perputaran jagad, yakni alam bawah, tengah, dan atas. Supaya melaksanakan Nyepi dengan aman, damai, dan tanpa gangguan,” tutur Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Ngargoyoso, Priyanto kepada wartawan.

Priyanto menyampaikan harapan Nyepi tahun ini mendapatkan kedamaian dan ketenteraman. Ribuan umat Hindu di Kabupaten Karanganyar akan melaksanakan Nyepi mulai Kamis (7/3) pukul 05.00 WIB hingga Jumat (8/3) pukul 05.00 WIB. Mereka melaksanakan Nyepi di rumah maupun di pura.

“Pesan Nyepi tidak jauh dari makna Nyepi itu sendiri. Kami berharap kedamaian dan ketenteraman alam semesta. Untuk kedamaian itu sendiri. Sudah berproses Tri Hita Karana, Melasti, Tawur Agung Kesanga. Semoga damai, tenteram, bahagia,” katanya. (Lim)

Read previous post:
Kumat, Ibu Kandung Dibacok

KEBUMEN (MERAPI) - Seorang pemuda yang mengalami gangguan kejiwaan, mengamuk dan membacok ibunya sendiri hingga mengalami luka serius. Peristiwa menggemparkan

Close