Emosi Ditegur Wanita, Pemuda Pengangguran Acungkan Pedang

SLEMAN (MERAPI)- Gara-gara tersulut emosi, dua pemuda pengangguran, AN (20) warga Durenan, Triharjo, Sleman dan AR (20) warga Medari, Caturharjo, Sleman nekat mengancam seorang wanita menggunakan pedang dan sabit. Korban ketakutan hingga lapor polisi. Kedua pelaku pun akhirnya berhasil dibekuk.
Akibat kejadian tersebut kedua tersangka harus mendekam di sel tahanan Polsek Sleman. Selain dua tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa sabit panjang 43 centimeter dan pedang ukuran 34 centimeter.
Kapolsek Sleman Kompol Sudarno kepada wartawan, Kamis (7/3) mengatakan, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Polsek Sleman.

“Tersangka sudah kita tahan. Keduanya dijerat dengan pasal UU Darurat no 12 tahun 1951,” beber Kompol Sudarno, Kamis (7/3).
Menurut Kompol Sudarno, peristiwa itu bermula saat kedua tersangka hendak mengambil jaket di warung burjo milik Wulan Guntoro (47) di Dusun Medari Gede pada akhir pekan lalu. Jaket itu tertinggal saat tersangka jajan di warung tersebut. Karena warung sudah tutup, tersangka kemudian mengetuk pintu namun tidak ada yang membuka warung.
Hal ini membuat kedua tersangka emosi. Mereka lantas menggedor-gedor pintu warung burjo yang masih tutup. Tak lama kemudian, istri pemilik warung keluar dan menegur kedua tersangka. Namun pelaku merasa tersinggung dan terjadilah adu mulut.
Tersangka yang emosi lantas mengacungkan parang dan sangkur ke arah korban. Sadar jiwanya terancam, istri korban kemudian berlari dari lokasi untuk minta pertolongan warga sekitar.

Warga yang mengetahui kejadian ini segera melapor kepada polisi.
Di saat bersamaan petugas yang sedang patroli mendapatkan informasi tersebut lantas mendatangi lokasi kejadian. Dengan dipimpim Kompol Sudarno, kedua tersangka berhasil diamankan di lokasi kejadian berikut barang bukti senjata tajam.
“Jadi tersangka dan korban ini saling kenal, karena tersangka seling jajan di situ (warung burjo). Tersangka mengacungkan sajam itu karena merasa tersinggung dengan ucapan istri pemilik warung,” tandasnya.
Hingga saat ini petugas masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu. Termasuk alasan tersangka membawa senjata itu. “Pengakuanya senjata itu memang sudah sering dibawa kemana-mana, tapi masih kita dalami,” pungkasnya. (Shn)

Read previous post:
BERI KESEMPATAN BERKEMBANG – PSS Siap Pinjamkan Zamzani

SLEMAN (MERAPI) - Masuknya sejumlah pemain senior di tubuh PSS Sleman membuat peluang penggawa muda bakal jarang mendapatkan kesempatan. Di

Close