PIALA PRESIDEN DI MAGUWOHARJO – Panpel PSS Cetak 27 Ribu Tiket

Spread the love

SLEMAN (MERAPI) – Panpel lokal PSS Sleman menyiapkan 27 ribu lembar tiket untuk tiap pertandingan babak penyisihan Piala Presiden Grup D di Stadion Maguwoharjo. Panpel juga memberlakukan sistem tiket terusan dalam babak penyisihan Grup D yang diisi PSS sebagai tuan rumah, Madura United, Borneo FC, dan Persija Jakarta ini.

Tri Mulyanta, Ketua Panpel, mengatakan harga tiket tiap tribun sama dengan tuan rumah lainnya. Tribun kuning dan hijau dibanderol Rp 30 ribu, merah Rp 50 ribu, dan biru Rp 70 ribu. “Kami cetak 27 ribu tiket. Modelnya tiket terusan, jadi penonton yang telah membeli tiket bisa menggunakannya untuk pertandingan lain di hari yang sama,” kata Mulyanta, Kamis (28/2).

Selain menginformasikan soal tiket, pihak Panpel juga tengah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengurus izin pertandingan. Tuan rumah sendiri akan membuka Piala Presiden Grup D pada 5 Maret mendatang dengan menghadapi Madura United. Tiga hari berselang PSS akan menghadapi Borneo FC dan menutup laga Grup D melawan Persija Jakarta 15 Maret.
“Kami sudah melakukan koordinasi awal dan juga sudah mengajukan izin ke kepolisian terkait dengan penyelenggaraannya. Kami juga sudah menyiapkan hotel di sekitar Sleman untuk para kontestan juga. Sekarang terus komunikasi sama Persija, Madura, dan Borneo,” sambung Mulyanta.

Persiapan juga terus dilakukan tim di bawah Asisten Pelatih Suwandi HS. Setelah menempa fisik pemain, Suwandi memprogramkan taktikal pada pemain jelang laga melawan Madura United. Selain itu dirinya terus memantau proses penyembuhan Nerius Alom dan Dave Mustaine yang sempat menepi karena cedera. Kesiapan para pemain ini bakal diliat ketika PSS beruji coba dengan tim lokal yang rencananya digelar Jumat (1/3) ini di Stadion Maguwoharjo.


“Setelah fisik kemarin kita masuk ke taktik. Sudah sesuai dengan program Mas Seto juga. Di uji coba Jumat nanti kami lihat bagaimana perubahan para pemain setelah mendapat program latihan fisik,” kata Suwandi.

Laga melawan Madura United sendiri penting bagi PSS. Selain melihat sejauh mana fisik pemain, Seto Nurdiyantoro sendiri bakal menjadikan laga perdana itu mengukur mentalitas para pemainnya lantaran Madura United menegaskan bakal tampil ‘full team’. Skuad yang kini dibesut Dejan Antonic itu bahkan sudah meminta izin pada pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, untuk memainkan M Ridho Jazuli, Greg Nwokolo, Fachruddin W Aryanto, Andik Vermansah, dan Zulfiandi khusus menghadapi tuan rumah. Satu hari setelah laga melawan PSS, lima pemain tersebut wajib bergabung dengan latihan Timnas di Bali.

“Saya pribadi tidak takut sama mereka (Madura). Malah jadi motivasi bahwa kita bisa menandingi mereka dengan catatan kita punya mental yang bagus. Pertandingan pertama selalu berat, di turnamen manapun selalu begitu. Tapi kita lihat bagaimana mental anak-anak nantinya,” kata Seto kepada Merapi, kemarin. (Des)

Read previous post:
ilustrasi
Dicekoki Oplosan, Siswi SMP Digilir 5 Remaja di Rumah Kosong

PURWOREJO (MERAPI)– Lima orang remaja tanggung di Kabupaten Purworejo, bahkan dua diantaranya masih di bawah umur dibekuk setelah memperkosa seorang

Close