Empat Suporter Dituntut 5,5 Tahun Penjara

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM/Suasana sidang yang menghadirkan terdakwa suporter.
MERAPI-YUSRON MUSTAQIM/Suasana sidang yang menghadirkan terdakwa suporter.

BANTUL (MERAPI)–Empat suporter sepakbola pelaku penganiayaan dan pengeroyokan yang menewaskan MuhammadI Iqbal Setyawan (17) warga Balong Timbulharjo Sewon yakni RA dan HAT masing-masing dituntut 5,5 tahun penjara potong masa tahanan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Rabu (27/2). Sementara dua terdakwa lainnya MTS dan FDK masing-masing dituntut 5 tahun penjara potong masa tahanan.
Jaksa penuntut umum (JPU) Affif Panjiwilogo SH dan M Ali Fikri Pandela SH menjerat para terdakwa dengan pasal 170 ayat 2 ke 2 KUHP. Atas tuntutan tersebut para terdakwa akan menyampaikan pledoi pada sidang selanjutnya.

“Tuntutan yang kami ajukan telah sesuai dengan perbuatan para terdakwa. Tuntutan berbeda karena para terdakwa memiliki perannya masing-masing,” ujar jaksa Affif Panjiwilogo SH kepada wartawan, Rabu (27/2).
Dalam persidangan terungkap, sebelumnya korban datang ke Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul bersama teman-temannya untuk menyaksikan pertandingan sepakbola antara PSIM Yogya melawan PSS Sleman. Selepas pertandingan, korban pun pulang seperti biasa.
Namun saat hendak pulang, terjadi sweeping suporter di sekitar stadion. Korban yang dianggap sebagai supoter tim lawan yang melakukan sweeping kemudian ditangkap. Dia pun dikeroyok oleh sekelompok suporter hingga mengalami luka cukup serius dan dilarikan ke rumah sakit.
Luka yang dialami korban antara lain memar pada bagian wajah. Selain itu kepala korban juga mengalami pendarahan hebat. Tetapi karena lukanya cukup parah korban tewas saat perawatan di rumah sakit. (C-5)

Read previous post:
ilustrasi
10 Pemuda Pesta Miras di Warung Burjo

YOGYA (MERAPI) - Saat mabuk minuman keras di warung burjonan, 10 pemuda digelandang ke Polsek Gondokusuman Yogya. Buntut dari penangkapan

Close