Pemuda Ini Bunuh Pacar, Kemudian Boncengkan Mayat dari Yogya ke Magelang

MERAPI-NOOR RIZKA Di Kos tersangka Ds inilah diduga mahasiswi UPN dibunuh.
MERAPI-NOOR RIZKA /Di Kos tersangka Ds inilah diduga mahasiswi UPN dibunuh.

MAGELANG (MERAPI)- Kasus tewasnya seorang mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogya, Anisa (22) menghebohkan warga Gowok Caturtunggal Depok Sleman. Sebab pacar korban, DS (28) kos di wilayah itu. Di kos itu pula korban diduga dicekik hingga tewas sebelum jasadnya dibuang ke Secang, Magelang. Pelaku membawa jasad korban ke Magelang menggunakan motor.
Sebelumnya, Jajaran Resmob Sat Reskrim Polres Magelang menangkap DS di kawasan Alun-alun Utara Yogya pada Senin (25/2). Kasus ini terungkap setelah jasad korban ditemukan warga di saluran irigasi Dusun Batu, Ngabean, Secang, Magelang, Sabtu (23/2) lalu. Sehari setelah jasad korban ditemukan, Tim Resmob Polres Magelang dan Unit Reskrim Polsek Secang mendapatkan laporan kehilangan salah seorang mahasiswi.
Dalam laporannya, pihak keluarga membenarkan bahwa pakaian dan cincin yang dikenakan korban tersebut adalah milik Annisa (22) yang merupakan salah satu mahasiswi UPN Veteran Yogyakarta Fakultas Teknik Informatika.

Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho kepada wartawan, Selasa (26/2) mengatakan, setelah mendapatkan identitas korban, pihaknya langsung melakukan serangkaian penyelidikan di wilayah Yogyakarta. Berdasarkan penyelidikan tersebut, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku yang terakhir bersama korban sebelum dia tewas. Akhirnya polisi melakukan penangkapan pelaku di area Alun-alun Utara, pada Senin (25/2) sekitar pukul 20.00 WIB.
Dari hasil interogasi, pelaku mengaku sudah 2 tahun pacaran dengan korban melalui aplikasi Tik Tok. Namun demikian, tiga hari yang lalu mereka berdua sempat bertemu dan jalan-jalan. Mereka pun sempat kembali ke kos pelaku.

Setelah itu ada percakapan yang membuat pelaku cemburu, sehingga pelaku mencekik korban hingga tewas. Pelaku kemudian membungkus jenazah korban menggunakan selimut sebelum membawanya ke Magelang. Dia meletakkan jasad itu di jok depan motornya. Jasad itu kemudian dibuang di wilayah Secang.
Warga yang tinggal di sekitar kos pelaku, Wiwin (45) kepada wartawan, Selasa (27/2) mengaku tidak mengetahui sama sekali kejadian tersebut. Ia baru mengetahui pembunuhan, setelah membaca berita online yang menyebut TKP pembunuhan di kos di Gowok.

“Nggak tahu pembunuhan di mana. Tahunya di kos Gowok,” ucapnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Supartono, seorang penjual mie ayam tak jauh dari TKP. Ia tidak mengetahui soal pembunuhan yang menimpa mahasiswi UPN itu. Namun, ia membenarkan jika rumah yang sedang direnovasi di dekat gang masuk itu adalah kos pria. Hari biasanya, kos-kosan tersebut selalu sepi.
Supartono juga mengatakan, jika penghuni kos di rumah sepi tersebut tidak pernah bersosialisasi dengan warga. Selain itu, kos juga tidak ditunggu oleh induk semangnya.
“Di sekitar sini memang banyak kos-kosan. Tapi rata-rata tidak bersosialisasi dengan warga,” ujarnya.

Staf humas UPN Veteran Yogya, Wike Wijayanti, membenarkan jika Anissa (23) adalah mahasiswi jurusan teknik informatika fakultas teknik industri angkatan 2014. Pihak kampus juga melayat ke rumah duka di daerah Ngampilan, Senin (25/2) lalu. Namun, pada saat melayat, pihak keluarga maupun kepolisian belum memberikan penyebab kematian korban.
“Waktu itu, polisi hanya meminta keterangan dari mahasiswa kami, yang dekat almarhum Annisa. Annisa dimakamkan di TPU Kuncen,” papar Wike.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo mengaku, masih menunggu pelimpahan dari Polres Magelang. Waktu pelimpahan, belum dapat dipatikan.
“Kami masih menunggu pelimpahan. Waktunya kapan, belum tahu,” jelasnya. (Riz)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
LANTERA ZIMANJA: Sosialisasi Pemahaman Jajanan Anak

MOYUDAN (MERAPI) - Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang perlindungan anak terhadap gizi dan keamanan jajanan anak sekolah, Dinas

Close