JPU SIAP PERIKSA TERDAKWA- Pencuri Tertangkap Saat Tuntun Motor


ilustrasi
ilustrasi

YOGYA (MERAPI) – Terdakwa AS (37) warga Yogyakarta yang kedapatan mencuri sepeda motor telah diajukan ke muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Yogya. Setelah pemeriksaan saksi habis, maka jaksa penuntut umum akan memeriksa terdakwa pada sidang berikutnya.

“Kami telah memeriksa semua saksi. Untuk itu pemeriksaan terdakwa kami lakukan pada minggu depan,” ujar jaksa Yozephin Purworini SH, Minggu (24/2).
Dalam persidangan sebelumnya terungkap, terdakwa pada hari Sabtu 15 Desember 2018 pukul 09.30 jalan-jalan di parkiran depan Rusunawa Jalan Juminahan Pakualaman Kota Yogyakarta.

Saat itu terdakwa melihat ada beberapa sepeda motor yang terparkir di depan rusunawa. Karena terdakwa tidak memiliki sepeda motor dan ingin pergi ke Purworejo munculah niat terdakwa untuk mengambil salah satu sepeda motor.

Sehingga setelah merasa keadaan aman, terdakwa mendekati parkiran dan mengecek beberapa sepeda motor yang terparkir apakah dikunci stang atau tidak.
Ternyata ada sebuah sepeda motor Suzuki Shogun FD 110 warna merah yang dalam keadaan terkunci namun tidak dikunci stangnya. Kemudian tanpa seizin dan sepengetahuan pemilik sepeda motor atau saksi korban Budi Setyawan, terdakwa langsung menuntunnya dan mencoba menghidupkan mesin sepeda motor dengan cara menaikinya sambil mengayuh pedal slah.

Namun baru berjalan sekitar 50 meter, saksi Tri Yulianto yang mengetahui sepeda motor yang dibawa terdakwa milik saksi korban langsung menegur. Saat itu banyak warga yang berdatangan, terdakwa takut kemudian berusaha melarikan diri tetapi akhirnya dapat diamankan warga lalu diserahkan kepada petugas kepolisian.

Akibat perbuatan terdakwa, saksi korban mengalami kerugian senilai Rp 3,25 juta.
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 362 KUHP. (C-5)

Read previous post:
Pemain MU Hadiahkan Bus untuk Mantan Klubnya

Bek muda Manchester United asal Portugal, Diogo Dalot punya cara tersendiri untuk membayar jasa mantan klubnya saat kecil, Escola de

Close